Potret Lautan Manusia Hadiri Salat Jenazah Massa Pro-Iran yang Tewas
Pada dini hari Senin (2/3/2026), ratusan ribu warga berkumpul untuk mengikuti salat jenazah bagi para demonstran yang gugur dalam bentrokan di luar konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan. Acara tersebut menjadi perayaan kecil bagi para korban yang menjadi simbol kekecewaan atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Menurut laporan dari Reuters, jumlah korban tewas akibat bentrokan selama aksi demonstrasi kekerasan di seluruh Pakistan telah mencapai setidaknya 25 orang. Angka ini meningkat setelah pihak berwenang mengungkapkan keadaan yang semakin memburuk.
Dalam peristiwa tersebut, sejumlah besar penganut agama turut serta untuk menghormati jenazah para pelaku aksi protes yang tewas pada hari Minggu. Aksi unjuk kekuatan tersebut memicu kekacauan di kota pelabuhan selatan Karachi, tempatnya terjadi serangan terhadap petugas keamanan.
Para pejabat mengungkapkan bahwa setidaknya 10 demonstran hilang nyawanya saat petugas keamanan di konsulat AS menembak mereka yang menerobos tembok luar. Bentrokan berdarah tersebut memperparah ketegangan antara massa dan kekuatan penegak hukum.
Rumah Sakit Sipil Karachi melaporkan 34 orang lainnya menderita luka, semuanya akibat tembakan yang diperoleh selama aksi demonstrasi. Kehadiran ribuan orang dalam salat jenazah membuktikan dukungan masyarakat terhadap gerakan protes yang berlangsung.

