Dokter Richard Lee Berpuasa di Rutan, Pihak Kepolisian Pastikan Kebutuhan Makanan Disiapkan Negara

Sejumlah lebih dari 300 tahanan di Rutan Polda Metro Jaya menjalani ibadah puasa Ramadan, termasuk dokter Richard Lee yang ikut serta. Pria berusia 43 tahun ini telah ditahan sejak Jumat, 6 Maret 2026, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk kecantikan. Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali, menjelaskan bahwa semua warga beragama Islam dalam penahanan wajib melakukan ibadah puasa.

“Seluruh tahanan Muslim diwajibkan melaksanakan ibadah puasa,” kata Dermawan Karosekali pada Minggu, 8 Maret 2026.

Menurutnya, negara menyediakan makanan sahur dan berbuka bagi para tahanan.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Makan sahur dan berbuka disiapkan negara,” tambahnya.

Selama Ramadan, lebih dari 300 tahanan di lokasi tersebut sedang menjalani ibadah puasa, dengan Richard Lee termasuk dalam kelompok tersebut. “Pengaturan makanan untuk berpuasa berlaku secara seragam untuk semua tahanan,” jelas Dermawan.

Alasan Penahanan Richard Lee

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa penyidik memutuskan menahan Richard Lee karena dianggap menghambat proses penyidikan.

“Tersangka tidak hadir dalam pemeriksaan tambahan pada 3 Maret 2026 tanpa memberikan penjelasan yang jelas. Pada hari itu, ia sedang melakukan live di akun TikTok,” terang Budi dalam keterangan tertulis pada Jumat malam, 6 Maret 2026.

Selain itu, Richard Lee juga dinilai melanggar kewajiban laporan. Ia absen pada Senin, 23 Februari 2026, dan Kamis, 5 Maret 2026, tanpa alasan yang jelas.

“Pada dasar hal tersebut, tersangka DRL ditahan pukul 21.50 WIB di Rutan Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Persiapan Sebelum Penahanan

Sebelum ditahan, Richard Lee menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Biddokkes Polda Metro Jaya. Tes yang dilakukan mencakup pemeriksaan tekanan darah, saturasi oksigen, serta suhu tubuh. Hasilnya normal, sehingga ia dinyatakan siap beraktivitas seperti biasa. “Barang pribadi tersangka yang tidak relevan dengan bukti penyidikan sudah diserahkan kepada kuasa hukumnya,” tambah Budi.

Dokter Richard Lee menjalani pemeriksaan tambahan selama empat jam, dari pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan 29 pertanyaan yang diajukan penyidik. Kegiatan ini terlihat dalam video yang diunggah langsung oleh Arif di akun media sosial pribadinya.

Kegiatan Pembinaan di Rutan Lain

Di sisi lain, Lapas Kelas IIA Curup meningkatkan pembinaan rohani warga binaan melalui berbagai program keagamaan selama Ramadan 1447 Hijriah. Tujuannya adalah untuk memperkuat mentalitas dan kepercayaan diri para tahanan. Sementara itu, Rutan Baturaja memberikan pembekalan ilmu fiqih puasa kepada warga binaan, diharapkan memperbaiki pemahaman agama dan karakter mereka.

Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Pemerintah Kota Mataram serius mengawasi Harga Eceran Tertinggi (HET) beras untuk melindungi masyarakat. Pelaku usaha yang melanggar aturan HET bisa mendapatkan sanksi tegas, termasuk pencabutan izin. Polda Bali bersama Satgas Pengendalian Harga Beras juga melakukan peneguran terhadap dua distributor yang menjual beras di atas HET. Langkah ini bertujuan memastikan harga pangan tetap stabil dan terjangkau.

Saat ini, Pertamina mengoperasikan lebih dari 7.000 SPBU di seluruh Indonesia. Kementerian Pertanian terus berupaya menjaga harga ayam pedaging agar tidak mengalami lonjakan, menjaga keuntungan peternak sekaligus keterjangkauan bagi konsumen. Wakil Menteri Pertanian menekankan pentingnya keseimbangan harga pangan untuk kesejahteraan petani dan masyarakat.

Kasus Kriminal Jakarta Lainnya

Sebagai informasi tambahan, berita kriminal Jakarta pada Jumat (20/2) mencakup penangkapan pengedar narkoba, pengawasan ketat terhadap hiburan malam, serta kasus pengacungan pisau. Berbagai peristiwa tersebut menjadi fokus penyidik dalam upaya meminimalkan risiko sosial selama masa Ramadhan.