Keluhan Kesulitan Mendapatkan Ojol di Bulan Ramadan, Grab, Gojek, dan Shopee Beri Penjelasan

Bulan Ramadan memicu meningkatnya permintaan layanan transportasi online, yang menyebabkan keluhan pelanggan tentang kesulitan menemukan pengemudi ojek online (ojol). Perusahaan-perusahaan seperti Grab, Gojek, dan Shopee memberikan tanggapan terkait isu ini.

Grab: Permintaan dan Faktor Eksternal Pemicu Waktu Tunggu Lebih Lama

Direktur Mobility, Food, & Logistics Grab Indonesia, Tyas Widyastuti, menyatakan adanya keluhan pelanggan mengenai peningkatan durasi menunggu pengemudi di beberapa wilayah, terutama Jakarta dan sekitarnya. Meski layanan Grab tetap berjalan normal, ia mengungkapkan bahwa permintaan terhadap GrabExpress, GrabFood, serta layanan lainnya mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Peningkatan ini dipengaruhi oleh kondisi cuaca hujan ekstrem yang menyebabkan banjir di jalur tertentu, serta peningkatan kepadatan lalu lintas. Faktor-faktor tersebut memengaruhi ketersediaan mitra pengemudi, sehingga waktu tunggu orderan terasa lebih lama,”

Tyas menambahkan bahwa tim operasional Grab sedang berupaya memperbaiki ketersediaan mitra dan menjaga kualitas layanan. Hal ini dilakukan dengan penyesuaian operasional agar ada keseimbangan antara permintaan dan jumlah pengemudi di area yang tinggi permintaannya.

Grab juga menyatakan akan terus memantau kondisi tersebut, serta menyesuaikan strategi untuk memastikan layanan bisa berjalan optimal menjelang periode Ramadan dan Idul Fitri. “Kami berkomitmen untuk menjamin pengguna dapat mengakses layanan secara maksimal, sambil memprioritaskan keselamatan mitra dan konsumen,”

Gojek: Jadwal Pemesanan Berubah, Driver Berangkat Kampung

Gojek memberikan penjelasan bahwa lonjakan pesanan terjadi lebih awal dari biasanya, khususnya di area bisnis Jakarta. Jam sibuk dimulai sejak pukul 15.30 dan mencapai puncaknya pada 16.00-18.00 WIB.

“Dalam periode akhir Ramadan, sebagian mitra driver kami memilih pulang kampung atau berlibur, terutama yang beroperasi di kota besar. Kondisi ini berdampak pada ketersediaan pengemudi, sehingga pesanan membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses,”

Menurut Bambang Adi Wirawan, kepala operasional driver Gojek, faktor cuaca hujan juga berkontribusi pada pengurangan jumlah pengemudi. Genangan air di sejumlah titik menyebabkan kepadatan lalu lintas, yang memperlambat respons layanan. “Kami mengimbau pengguna untuk merencanakan waktu lebih awal agar pesanan tidak terganggu,”

Gojek akan menerapkan tarif khusus selama libur Lebaran untuk menambah pendapatan mitra. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak pengemudi tetap beroperasi meski dalam kondisi musim libur.

Shopee: Mengakui Penurunan Mitra di Jabodetabek

Shopee juga merespons keluhan yang ramai di media. Perusahaan tersebut mengakui adanya penurunan jumlah pengemudi atau mitra di Jabodetabek, yang diduga dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.