Liam Rosenior Pasang Badan Usai Kekalahan Telak Chelsea di Markas Everton
Chelsea mengalami kekalahan berat 0-3 saat bertandang ke markas Everton di Stadion Hill Dickinson, Minggu (22/3) dini hari WIB. Reaksi tegas dari Liam Rosenior, manajer The Blues, terdengar setelah hasil tersebut memicu tekanan yang semakin besar dari publik.
“Banyak suara negatif, banyak kegugupan, dan itu memang layak terjadi karena performa kami dalam beberapa hari terakhir kurang memuaskan,” kata Rosenior, seperti yang dilansir AFP.
Dalam wawancara, Rosenior mengakui bahwa kegagalan timnya dalam membatasi serangan Everton menjadi faktor utama kekalahan. Ia menekankan bahwa kesalahan individu di awal pertandingan berdampak signifikan pada permainan lawan.
“Peristiwa tersebut menunjukkan bagaimana para penonton memberikan semangat kepada tim lawan, dan kepercayaan diri Everton meningkat secara dramatis. Hasil ini bisa diperbaiki dengan cepat, tapi kami harus belajar dari situasi ini,” ujarnya.
Menyadari kelemahan pertahanan, Rosenior secara terbuka mengambil tanggung jawab atas koordinasi yang kurang solid. Meski sempat menggunakan formasi 4-4-2 yang ia anggap stabil, kegagalan sistem ini menjadi sorotan utama.
Rosenior juga menyoroti perbedaan efektivitas di kedua kotak penalti sebagai faktor kunci. Di tengah frustrasi, ia tetap memuji progres tim di bawah kepimpinannya. Dalam 10 pertandingan terakhir di Liga Inggris, Chelsea mengumpulkan 17 poin, menurutnya masih sesuai target.
“Kami harus tetap percaya diri dan tenang. Jeda internasional mungkin menjadi kesempatan baik untuk mengisi tenaga, memulihkan energi, dan bersiap menghadapi babak akhir musim,” lanjutnya kepada BBC.
Dalam penutupan, Rosenior meminta penggemar untuk tidak terpengaruh oleh opini luar. Ia menekankan bahwa Chelsea hanya terpaut satu poin dari zona Liga Champions, menegaskan bahwa momen ini bisa menjadi titik balik.

