Pegula raih gelar kedua beruntun di Charleston
Jakarta – Jessica Pegula, petenis dari Amerika, berhasil mempertahankan gelar Charleston Open setelah mengalahkan Yuliia Starodubtseva dengan skor 6-2, 6-2 dalam babak penutup, Senin WIB. Ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Pegula, mengakhiri rangkaian pertandingan tiga set yang berlangsung sepanjang pekan. Gelar ini membuatnya menjadi juara bertahan pertama dalam sejarah turnamen WTA 500 ini sejak Serena Williams pada periode 2012-2013.
“Terima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung saya sepanjang pekan ini,” kata Pegula saat menerima trofi, dikutip dari WTA. “Ada banyak pertandingan tiga set. Ini adalah pekan yang sangat panjang bagi saya, dan kalian telah membantu saya melewati begitu banyak pertandingan setiap hari. Jadi terima kasih banyak. Saya senang bermain di sini.”
Pegula kini mencatatkan rekor 11-11 dalam pertandingan final tunggal WTA, sementara jumlah kemenangan musim ini mencapai 24. Angka 11 tersebut juga mencerminkan durasi total waktu yang dihabiskan Pegula di lapangan selama turnamen, tepatnya 11 jam 22 menit. Perjalanan menuju kemenangan ini dimulai dengan hasil tiga jam 10 menit atas Yulia Putintseva.
Meskipun kemenangan selanjutnya atas Elisabetta Cocciaretto, Diana Shnaider, dan Iva Jovic juga berlangsung dalam tiga set, Pegula tampil dominan di babak akhir. Ia sempat tertinggal dalam servisnya pada kedudukan 2-1, namun mampu merebut lima game beruntun untuk menang di set pertama dalam waktu 30 menit. Titik balik terjadi di kedudukan 2-2, saat kesalahan forehand Starodubtseva meleset ke lapangan memberi Pegula peluang untuk membangun unggul 30-30.
Kesalahan forehand lainnya di poin berikutnya menciptakan break point, meskipun Pegula tidak langsung memanfaatkannya. Namun, kesalahan ketiga Starodubtseva dari sisi yang sama akhirnya mengantarkan Pegula pada break. Serangkaian lima game yang ia menangkan di set pertama melanjutkan dominasi hingga mencapai 10 game beruntun di set kedua, membangun keunggulan 5-0. Saat melakukan servis untuk memenangkan pertandingan, Pegula mengalami hambatan dalam game yang berlangsung selama 12 menit, ketika Starodubtseva menyelamatkan tiga match point dan memperoleh break pertamanya.
Pegula, yang berada di peringkat lima dunia, akan tetap berada di posisi tersebut saat peringkat WTA dirilis, Senin. Sementara itu, Starodubtseva diprediksi akan melonjak signifikan ke peringkat tertinggi dalam karier, dari 63 menjadi 53, naik 10 posisi. Kesuksesan ini terjadi setelah penampilan mengejutkan petenis berusia 26 tahun itu, yang mendapatkan tiket otomatis ke babak utama setelah lawannya mengundurkan diri di menit-menit terakhir.
Ia telah mengalahkan favorit tuan rumah McCartney Kessler dan Madison Keys dalam perjalanan menuju final WTA pertamanya. “Selamat kepada Yuliia. Permainan tenis yang luar biasa minggu ini. Semoga sukses untuk Anda dan tim Anda,” ujar Pegula. “Dan jika ada yang belum tahu, dia memiliki kisah yang luar biasa. Jadi saya mendorong kalian untuk lebih mengenalnya dan terus mendukungnya.”

