“Pak Ogah” Kembali Dominasi PMKS di Jakarta Barat

Jakarta – Sejumlah pengatur lalu lintas yang beroperasi secara tidak resmi, dikenal sebagai ‘pak ogah’, kembali menjadi kelompok terbesar dalam kategori Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jakarta Barat.

Kasudinsos Jakarta Barat, Fajar Laksono, menjelaskan bahwa dari total 485 PMKS yang ditangkap sejak Januari hingga Maret 2026, sebanyak 134 orang adalah ‘pak ogah’. “Paling banyak dari mereka adalah ‘pak ogah’ yang mencapai 134 orang. Diikuti oleh gelandangan dengan 108 orang, psikotik sebanyak 91, pengemis 24, pengamen 10, pemulung 7, asongan 3, dan satu individu perempuan,” katanya saat diwawancara di Jakarta