Prabowo resmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik di Magelang

Kamis, 9 April 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka fasilitas produksi kendaraan komersial listrik yang dikelola oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas di Magelang, Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh terkait, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Langkah Strategis untuk Energi dan Industri

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan peran industri listrik dalam memperkuat kemandirian nasional, terutama di bidang energi. Ia menilai sektor ini menjadi tulang punggung keberlanjutan negara, seiring upaya transisi energi dari bahan bakar fosil ke sumber daya yang lebih bersih.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Dengan membaca doa pembuka, hari ini saya Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik VKTR. Ini merupakan langkah penting dalam membangun kekuatan teknologi nasional,” ujar Prabowo.

Visi dan Kontribusi Lokal

Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap komitmen perusahaan dan kelompok usahanya dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan visi menggerakkan industrialisasi bangsa dan berkontribusi pada pengembangan sektor manufaktur.

Presiden juga menyebutkan bahwa industrialisasi menjadi tahap kritis dalam mengangkat teknologi suatu negara. Teknologi harus diubah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan mampu menggerakkan perekonomian nasional.

“Inisiatif VKTR ini ibarat pepatah pucuk dicinta, ulam pun tiba. Ia adalah tonggak bersejarah yang membuat kita bangga,” tambah Prabowo.

Kapasitas Produksi dan Target TKDN

Menurut laporan yang disampaikan, pabrik tersebut memiliki kemampuan menghasilkan hingga 10.000 unit kendaraan listrik per tahun. Saat ini, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai sekitar 40 persen, dengan target meningkat menjadi 60 persen dalam dua tahun ke depan dan 80 persen pada periode berikutnya.

Prabowo menyatakan akan terus mengawasi progres proyek ini, termasuk memberikan bantuan jika diperlukan. “Kalau ada hambatan, saudara bisa sampaikan. Ini industri yang sangat vital, dan kita akan bantu menjalankannya,” jelasnya.

Persaingan Global dan Harapan

Presiden berharap PT VKTR Teknologi Mobilitas dapat menjadi perusahaan unggulan nasional, seperti produsen otomotif besar di Jepang dan Korea. “Saya percaya, dalam beberapa tahun ke depan, VKTR akan menjadi salah satu champion dari Indonesia,” tutur Prabowo.