IPSI Sebut Mayoritas Anggota Inginkan Prabowo Kembali Jadi Ketua Umum
Jakarta – Dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Jakarta, Jumat, Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI H.R. Bayu Syahjohan mengungkapkan bahwa kebanyakan anggota federasi masih mendukung Prabowo Subianto untuk kembali memimpin PB IPSI periode 2026-2030.
“Ya, kalau saya melihat mayoritas (anggota) masih menginginkan beliau (Prabowo Subianto kembali memimpin PB IPSI), tapi kita harus bisa memaklumi kesibukan beliau sebagai Presiden RI 1,”
Syahjohan, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Munas, menjelaskan bahwa beberapa nama telah muncul sebagai kandidat calon ketua umum. Meski demikian, ia tidak merinci siapa saja yang mengajukan diri, hanya menyatakan bahwa jumlah pendaftar melebihi satu orang.
Menurutnya, meskipun ada beberapa nama yang mengikuti proses seleksi, mayoritas pengurus provinsi serta perguruan besar tetap memprioritaskan kembali Prabowo Subianto sebagai pemimpin. Selain itu, Syahjohan mengungkapkan bahwa ia secara pribadi juga masih berharap sosok Prabowo dapat memimpin PB IPSI kembali.
Pernyataan itu didasari oleh kebutuhan dukungan dan pengaruh seorang Presiden yang mampu diterima oleh pihak internasional dalam upaya mempopulerkan pencak silat sebagai olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.
Prabowo Subianto telah memimpin PB IPSI selama lima periode sejak 2004 hingga 2025. Dalam masa jabatannya, ia juga menjabat sebagai Presiden Federasi Pencak Silat Dunia (Persilat) sejak 2010, dan kembali terpilih pada Kongres 2022. Pengalaman panjangnya dalam memimpin organisasi tersebut dianggap sebagai salah satu alasan kuat mengapa banyak pihak masih mengharapkan ia memimpin visi pencak silat menuju pentas Olimpiade.
Keputusan akhir mengenai kembali Prabowo menjadi ketua umum akan diumumkan melalui forum Munas yang berlangsung pada Sabtu (11/4). “Kita tidak tahu ya, pada saatnya nanti tentunya beliau akan mengumumkan masih bersedia atau tidak,” kata Syahjohan.

