RSHS Bandung minta maaf soal kasus bayi diserahkan ke orang lain

Kota Bandung – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memberikan permintaan maaf resmi kepada Nina Saleha, seorang ibu dari Cimahi, terkait kejadian seorang perawat mengembalikan bayinya kepada pihak lain. Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, menyatakan bahwa manajemen rumah sakit sedang berupaya memperbaiki situasi yang terjadi.

“Manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada Ibu Nina Saleha atas ketidaknyamanan yang dialaminya,” ujar Rachim Dinata Marsidi di Bandung, Jumat.

Rachim menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan komunikasi langsung dengan Nina untuk memahami latar belakang kejadian serta mengatasi keluhan yang disampaikan. Selain itu, tim RSHS juga telah mengunjungi Nina secara pribadi, dan menegaskan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan melalui kesepakatan bersama.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Dalam pernyataan resmi, RSHS menyebutkan akan mengadakan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja karyawan, termasuk tenaga medis, guna mencegah terulangnya insiden serupa. “RSHS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperbaiki sistem demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit,” tulis pernyataan tersebut.

Kasus bayi diberikan ke orang tak dikenal

Sebelumnya, Nina Saleha mengungkapkan pengalaman tak terduga melalui media sosial TikTok. Ia baru saja melahirkan dan hampir kehilangan bayinya saat berada di ruang perawatan RSHS Bandung. Dalam kejadian tersebut, bayinya diperkirakan digendong oleh seseorang yang tidak dikenal, setelah diserahkan oleh seorang perawat di NICU Gedung Ibu dan Anak.

Nina mengaku sedang pergi makan ketika insiden terjadi. Ia tak menyadari bahwa bayinya telah diberikan ke pihak lain oleh petugas rumah sakit. Kejadian ini menimbulkan kecemasan dan kekecewaan terhadap layanan kesehatan yang diterima.