Media: Iran terkendala buka Selat Hormuz akibat ranjau yang hilang

Dari Istanbul, laporan New York Times menyebutkan bahwa Iran masih menghadapi hambatan dalam membuka kembali Selat Hormuz yang strategis. Masalah ini dianggap berakibat pada pengurangan jumlah kapal tanker yang melewati jalur tersebut, meskipun pemerintah AS meminta agar akses laut tetap terbuka. Sebagian besar ranjau laut yang dipasang oleh Iran belum ditemukan, membuat pejabat AS mengkhawatirkan keterbatasan dalam menjamin keamanan rute.

Ranjau tersebut ditempatkan bulan lalu dengan menggunakan kapal kecil setelah perang antara AS dan Israel berakhir. Penyisipan ranjau ini menyebabkan penurunan volume lalu lintas kapal, yang secara langsung memengaruhi harga energi global. Meski Teheran berupaya mempertahankan akses untuk kapal yang bersedia membayar biaya tambahan, para pejabat AS menyatakan bahwa beberapa ranjau mungkin telah hilang atau tidak tercatat secara akurat saat pemasangan.

“Situasi ini membatasi kemampuan Iran dalam mengizinkan lebih banyak kapal melewati jalur,” ujar perwakilan AS dalam laporan yang diterbitkan Jumat (10/4). Mereka menekankan bahwa rute aman tetap terbatas, karena kesulitan dalam menemukan dan menghilangkan ranjau laut.

Mengingat kesulitan menghilangkan ranjau laut lebih besar dibandingkan memasangkannya, baik Iran maupun AS dinilai belum memiliki sistem pembersihan yang efektif dan cepat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap terbuka “dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis,” sebuah pernyataan yang dianggap mencerminkan kesulitan dalam menemukan ranjau.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Kendala ini akan menjadi topik utama dalam diskusi yang berlangsung di Pakistan antara pejabat Iran dan delegasi AS yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance. Washington terus mendorong pembukaan kembali selat tersebut secara “lengkap, segera, dan aman,” namun belum ada solusi yang memenuhi standar keamanan yang diinginkan.