Sulsel dan Bangka Belitung juarai kejurnas ORADO
Sulsel dan Bangka Belitung Juarai Kejurnas ORADO 2026
Bogor menjadi tempat penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat, pada hari Minggu. Sulawesi Selatan memperoleh gelar juara di kategori junior, sementara Bangka Belitung mengalahkan tim-tim pesaing dalam babak final untuk menguasai kategori senior.
Pembinaan Olahraga Domino Berjalan Efektif
Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrial menilai kualitas pertandingan di kedua kategori terus meningkat. “Sejak awal penyelenggaraan hingga babak final, kami mengamati bahwa permainan peserta menjadi lebih merata, baik dalam kategori senior maupun junior,” tuturnya. Ini menunjukkan keberhasilan program pembinaan yang memperkuat kompetensi atlet.
“Sejak awal penyelenggaraan hingga babak final, kami mengamati bahwa permainan peserta menjadi lebih merata, baik dalam kategori senior maupun junior,” kata Yooky Tjahrial.
Di babak penentuan juara, Bangka Belitung B mengalahkan Jambi B. Sementara itu, Lampung B menduduki peringkat ketiga setelah menumbangkan Jawa Barat A dalam laga perebutan posisi tiga.
Pada kategori junior, Sulawesi Selatan meraih kemenangan setelah mengatasi Sumatera Selatan B. Kalimantan Selatan menempati posisi ketiga setelah mengalahkan Sumatera Selatan A dalam pertandingan perebutan tempat.
Pertandingan Eksibisi untuk Provinsi Non-Pemenang
ORADO juga mengadakan laga eksibisi yang diikuti oleh provinsi yang tidak melangkah ke babak perdelapan final. Acara ini menampilkan 18 tim dari Bali, Jakarta, Kalimantan Timur, Riau, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Papua, Papua Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, serta PB ORADO sendiri. Pertandingan diadakan dengan sistem undian sebanyak sembilan meja.
Setiap laga memberikan apresiasi berupa hadiah untuk pemenang serta peserta. Keberagaman peserta diharapkan mendorong pertukaran teknik dan pengembangan olahraga domino secara nasional.
