Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengundang perusahaan serta sektor industri untuk bekerja sama dalam meningkatkan peluang kerja bagi lansia, seiring dengan peningkatan populasi usia tua di Tanah Air.

“Hal ini menuntut adanya kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif agar potensi tenaga kerja lansia dapat dimanfaatkan secara optimal,” kata Plt. Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker Estiarty Haryani dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2025, jumlah penduduk lansia diperkirakan mencapai sekitar 11,93 persen dari total populasi Indonesia, dan angka ini terus bertambah dengan meningkatnya usia harapan hidup.

Selain itu, Esti menyoroti bahwa kondisi ini semakin mengindikasikan Indonesia yang menuju fase masyarakat berusia tua. “Namun, partisipasi angkatan kerja lansia masih rendah dibandingkan kelompok usia produktif,” ujarnya.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas akses kerja inklusif bagi lansia, memastikan kebijakan diimplementasikan secara nyata, serta menciptakan model penempatan yang berkelanjutan dan dapat diaplikasikan secara nasional.

“Kolaborasi dianggap sebagai faktor utama agar kebijakan tidak hanya berupa dokumen, tetapi juga memberikan hasil konkret di lapangan,” tambahnya.

Seiring itu, Kemnaker sedang menyusun Permenaker terkait penempatan dan pemberdayaan tenaga kerja khusus, termasuk lansia, sebagai dasar pengembangan kebijakan di masa depan. “Regulasi ini diharapkan menjadi alat utama untuk memperluas peluang kerja, memperkuat perlindungan, serta menjamin kesempatan kerja layak bagi lansia di Indonesia,” tambah Esti.