Menaker ajak pekerja agar siap hadapi perkembangan teknologi AI

Dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Rabu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengemukakan pentingnya pekerja untuk terus meningkatkan kemampuan menghadapi perubahan teknologi, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan (AI). Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam era digital tidak hanya bergantung pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia (SDM) yang mampu beradaptasi dan berkembang.

Menaker mengungkapkan bahwa pemanfaatan AI di Indonesia masih kalah dari tingkat rata-rata global. Hal ini menunjukkan bahwa dunia kerja sedang bertransformasi secara cepat, dan negara ini perlu segera mengantisipasi pergeseran tersebut. “Kunci utama adalah bagaimana kita memberdayakan pekerja agar siap menghadapi perubahan, baik melalui pelatihan maupun pengembangan keterampilan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tantangan di bidang pekerjaan kini melibatkan dua aspek: perlindungan hak pekerja secara normatif serta memastikan mereka memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Untuk itu, Menaker menyoroti peran serikat pekerja yang lebih aktif dalam mempersiapkan tenaga kerja, bukan hanya saat terjadi konflik hubungan industrial.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“PKB yang baru ditandatangani diharapkan menjadi alat untuk menciptakan stabilitas sekaligus mendorong peningkatan kualifikasi pekerja,” ujar Menaker.

Sebagai contoh, perusahaan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan Serikat Pekerja Kerukunan Keluarga Karyawan PT Pupuk Kaltim baru-baru ini melaksanakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-VIII. Direktur Utama PKT, Gusrizal, menyatakan bahwa PKB ini bertujuan memberikan kepastian hukum bagi para pihak serta memperkuat hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan adil.

Gusrizal berharap keberadaan PKB dapat mendukung kelangsungan usaha PKT sekaligus meningkatkan kesejahteraan bersama. “Dengan adanya perjanjian ini, kita bisa memastikan keberlanjutan hubungan kerja yang sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.