Amri/Nita akui ketangguhan unggulan pertama BAC 2026
Jakarta – Pertandingan di Ningbo Gymnasium Center, China
Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, mengakui keunggulan lawan saat kalah dua gim langsung dari unggulan pertama Tiongkok, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, di babak 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026, Kamis.
Dilaporkan oleh BWF, pertandingan yang berlangsung di Ningbo Gymnasium Center, Ningbo, China, berakhir dengan skor 10-21 dan 15-21. Kekalahan ini menghentikan langkah pasangan Merah Putih dari babak perempat final.
“Adaptasi kami agak lambat hari ini. Kami sering bingung saat bola sudah berjalan sesuai rencana. Teknik lawan sangat matang, tapi kami gagal memanfaatkan momentum yang ada,” ujar Amri setelah pertandingan, seperti dilaporkan PBSI.
“Lawan bermain sangat solid, tak ada celah. Kami kurang cepat merespons pola permainan mereka,” kata Nita. “Kami juga belum sempurna menjalankan skema yang disiapkan. Terlalu lama untuk membaca strategi mereka, sehingga akhirnya kalah sabar.”
Amri mengevaluasi kinerjanya dalam adaptasi terhadap pola lawan. Ia mengungkapkan tim perlu meningkatkan kecepatan respons untuk menghadapi perubahan strategi yang tak terduga.
Dalam pertandingan tersebut, pasangan Indonesia kehilangan peluang untuk melangkah lebih jauh. Sementara itu, wakil lain dari Merah Putih, Jafar Hidayatullah/Felisha Albertha Nathaniel Pasaribu, juga terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Korea Selatan, Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong, dengan skor 21-23, 22-20, dan 10-21.

