AMP
KitaBersedekah
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Meeting Results: Dishub DKI Sediakan Selter di Perkantoran Jakarta bagi Ojol

Published Juni 26, 2026 · Updated Juni 26, 2026 · By Rafi Nugroho

Dishub DKI Jakarta Umumkan Inisiatif Baru untuk Memperbaiki Kondisi Parkir di Ibu Kota

Meeting Results - Dinas Perhubungan DKI Jakarta (Dishub) tengah mengambil langkah strategis untuk mengatasi masalah penataan parkir di Jakarta, khususnya bagi pengemudi ojek online. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kenyamanan pengemudi sepeda motor listrik saat menjalankan aktivitas operasional. Dalam pertemuan yang digelar dengan perwakilan komunitas pengemudi ojek online, operator transportasi daring, Gojek dan Grab, serta perusahaan transportasi umum seperti PT Blue Bird Tbk dan Green SM, Dishub menyampaikan rencana penyediaan fasilitas sementara—yang disebut selter—di area perkantoran ibu kota.

Pertemuan dengan Berbagai Pihak Menjadi Dasar Inisiatif Penataan Parkir

Pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat (26/6), dan dihadiri oleh sejumlah pihak kunci, termasuk kepolisian dan komunitas keselamatan berkendara. Budi Awaluddin, Kepala Dishub DKI Jakarta, menjelaskan bahwa diskusi fokus pada beberapa inisiatif yang bertujuan mendukung pengelolaan parkir lebih efektif. Salah satu ide utama yang muncul adalah penyediaan selter sebagai tempat untuk menghindari penyimpangan parkir oleh pengemudi ojek online.

"Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah inisiatif untuk mendukung penataan parkir di Jakarta. Salah satu dari mereka adalah menyediakan selter bagi pengemudi ojek online di kawasan gedung perkantoran," kata Budi Awaluddin.

Dalam konteks ini, selter diartikan sebagai ruang yang diperuntukkan bagi pengemudi untuk singgah sementara sebelum atau setelah melayani konsumen. Tujuannya adalah mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama serta memastikan kendaraan tidak menghalangi pergerakan pejalan kaki atau penumpang lain. Budi menyebutkan bahwa kajian tentang relaksasi aturan parkir masih dalam proses penyusunan bersama operator transportasi daring dan pengelola gedung. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih terpadu untuk mengoptimalkan aktivitas naik dan turun pengemudi serta penumpang.

Fasilitas Selter Sudah Ada di Terminal Terpadu Pulo Gebang

Budi Awaluddin menegaskan bahwa selter sudah diimplementasikan di beberapa tempat strategis, termasuk Terminal Terpadu Pulo Gebang. Lokasi ini menjadi contoh nyata bagaimana fasilitas tersebut dapat digunakan untuk memberikan ruang istirah bagi pengemudi ojek online. "Salah satu fasilitas yang sudah tersedia adalah selter di Terminal Terpadu Pulo Gebang, yang dioperasikan sebagai tempat singgah bagi pengemudi," ujarnya.

Dalam penjelasannya, Budi mengatakan bahwa selter di Terminal Pulo Gebang dirancang agar pengemudi dapat mengisi bahan bakar, melakukan perawatan kendaraan, atau istirahat sebelum melanjutkan layanan. Fasilitas ini juga memudahkan proses penerimaan atau penjemputan konsumen tanpa mengganggu alur lalu lintas. Ia menambahkan bahwa konsep selter ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengemudi, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan karena menghindari pengemudi yang terburu-buru saat masuk atau keluar dari area parkir.

Langkah Masa Depan: Kerja Sama dengan Pengelola Gedung dan Operator Ojek

Kerja sama antara Dishub dengan berbagai pihak diharapkan dapat menghasilkan program yang lebih luas dan terstruktur. Budi menyatakan bahwa dalam waktu dekat, akan dilakukan pembahasan lebih lanjut dengan pengelola gedung di Jakarta, serta operator ojek online dan angkutan penumpang. "Selain itu, juga akan ada peresmian selter ojek online yang merupakan hasil inisiasi bersama Grab di Wisma Kosgoro," lanjutnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun koordinasi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha transportasi. Budi menekankan bahwa penataan parkir tidak bisa dilakukan secara terpisah, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor. Selain itu, inisiatif ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi kota-kota lain yang sedang menghadapi masalah serupa. "Dengan adanya selter, pengemudi ojek online bisa mengatur waktu lebih efektif, dan masyarakat juga dapat mengakses layanan transportasi daring dengan lebih nyaman," imbuhnya.

Keuntungan dan Tantangan Penyelenggaraan Selter di Perkantoran

Kehadiran selter di area perkantoran memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan ojek online. Sebagai tempat singgah yang strategis, selter diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek untuk mengatasi ketidaknyamanan pengemudi saat menghadapi kepadatan lalu lintas di kota besar. Namun, Budi juga menyebutkan bahwa implementasi ini memerlukan persiapan matang, terutama dalam hal perizinan dan penempatan di berbagai lokasi perkantoran.

Dalam rangka memastikan keberhasilan program ini, Dishub juga berencana mengadakan sosialisasi kepada masyarakat dan pengemudi ojek online. "Kami akan mengajak pengemudi untuk memanfaatkan selter secara optimal, agar aktivitas mereka tidak mengganggu kepadatan di jalur utama," jelas Budi. Ia menambahkan bahwa ketersediaan selter juga membantu mempercepat proses distribusi penumpang, terutama di area perkantoran yang memiliki akses mudah ke jalur utama.

Kebutuhan untuk Menyesuaikan Kebutuhan Pengemudi dan Pengguna Jasa

Masalah parkir di Jakarta tidak hanya menimpa pengemudi ojek online, tetapi juga pengguna jasa transportasi umum. Oleh karena itu, Dishub berupaya menyelaraskan kebijakan penataan parkir dengan kebutuhan berbagai pihak. Budi menyoroti bahwa kolaborasi dengan operator ojek online dan pengelola gedung menjadi kunci untuk menciptakan sistem yang lebih inklusif.

Menurut Budi, program selter ini akan diterapkan secara bertahap, dengan memperhatikan kondisi setiap area perkantoran. "Dalam waktu dekat, kami akan meninjau kembali kebutuhan fasilitas di berbagai lokasi, termasuk kawasan wisata dan kawasan komersial," tambahnya. Ia juga mengharapkan bahwa inisiatif ini bisa mempercepat penyelesaian masalah keterlambatan penjemputan konsumen yang sering terjadi di daerah padat.

Potensi Dampak pada Kehidupan Sehari-hari Pengemudi dan Masyarakat

Dengan adanya selter di perkantoran, Budi yakin kualitas pelayanan ojek online akan meningkat, sekaligus mengurangi konflik antara pengemudi dan pengguna jalan. Ia menjelaskan bahwa selter tidak hanya menjadi solusi untuk pengemudi, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi daring, karena menghindari penungguan di jalur utama yang sering macet.

Penggunaan selter diharapkan juga mampu mengurangi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh pengemudi yang terburu-buru. "Ini adalah langkah kecil untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak," ujar Budi. Ia menambahkan bahwa pengemudi ojek online saat ini menghadapi tantangan besar dalam mengatur waktu antara menjemput penumpang dan menghindari penyimpangan parkir, sehingga selter di area perkantoran menjadi bagian penting dari solusi tersebut.

Dengan adanya inisiatif ini, Dishub DKI Jakarta berharap dapat menciptakan sistem transportasi yang lebih terorganisir, terutama di daerah yang padat dan berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas. Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam