Britney Spears masuk rehabilitasi usai ditangkap karena DUI
Jakarta – Penyanyi pop terkenal Britney Spears diinformasikan telah bergabung dengan pusat rehabilitasi setelah diamankan atas dugaan mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI). Menurut laporan The Hollywood Reporter, Minggu (12/4) waktu setempat, perwakilan Spears mengonfirmasi bahwa artis tersebut memasuki program rehabilitasi secara sukarela.
Sebelumnya, Britney Spears ditangkap pada 4 Maret di California Selatan karena melanggar aturan mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Ia kemudian dilepaskan dari penjara setelah satu hari penahanan, menurut Departemen Sheriff Ventura County. “Ini adalah insiden yang tidak menguntungkan dan sama sekali tidak dapat dibenarkan,” kata perwakilan Spears dalam pernyataan resmi.
“Britney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum, serta semoga ini bisa menjadi awal perubahan yang dibutuhkan dalam hidupnya. Semoga ia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan saat ini,” tambahnya.
Pada Januari 2008, Spears menghadapi masalah kesehatan mental yang berujung pada dua kali rawat inap di rumah sakit. Kejadian tersebut terjadi di tengah persaingan hak asuh dengan mantan suaminya, Kevin Federline. Kesulitan ini menyebabkan pengangkatan konservatori sementara yang akhirnya menjadi permanen. Konservatori itu menempatkan ayahnya, Jamie Spears, sebagai pihak yang mengurus karier, keuangan, dan aset Britney.
Spears pernah mengakui ketergantungan pada zat tertentu dan menjalani rehabilitasi singkat di Crossroads, fasilitas milik Eric Clapton di Antigua, pada 2007. Insiden tersebut berawal dari serangkaian masalah di publik, termasuk kejadian mencukur rambutnya. Setelah 13 tahun, Britney dibebaskan dari konservatori pada 2021 dan kembali aktif dengan profil yang lebih rendah, kecuali beberapa kegiatan di media sosial.
Album terakhirnya, “Glory” (2016), dan penampilan terakhir di Amerika Serikat pada 2018 di ajang Formula Grand Prix Austin, Texas, menjadi penanda aktivitas panggungnya yang memudar. Sebelumnya, ia merencanakan residensi di Las Vegas pada 2019, namun terpaksa ditunda dan menghentikan kegiatan tampil sementara.

