Main Agenda: Sutradara Baim Wong pilih binaragawan Ade Rai untuk main di filmnya
Sutradara Baim Wong Pilih Binaragawan Ade Rai untuk Main di Filmnya
Main Agenda – Jakarta, Rabu – Di acara gala perdana film Semua Akan Baik-Baik Saja, sutradara Baim Wong mengungkapkan motivasi di balik keputusan untuk menampilkan binaragawan Ade Rai sebagai pemeran pendukung. Menurut Baim, Ade Rai memenuhi dua kriteria penting dalam proses casting: keunikan karakter yang ia bayangkan serta pengalaman baru di dunia perfilman. “Saya menawarkan karena ada satu karakter spesial yang ingin saya alihkan kepadanya,” jelas Baim dalam kesempatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Ade Rai, yang belum pernah terlibat dalam produksi film sebelumnya, menjadi pilihan ideal karena mampu menyampaikan pesan dalam format yang berbeda.
Perjalanan Ade Rai dari Keterbukaan ke Tantangan
Meski menjanjikan, Baim mengakui bahwa proses meyakinkan Ade Rai bukanlah hal mudah. “Saya sempat bingung karena dia enggak yakin bisa menampilkan akting sesuai harapan,” ujar Baim. Ade Rai awalnya menolak tawaran tersebut, berargumen bahwa ia belum siap menjalani dunia seni peran. Namun, kejutan datang tiga bulan kemudian saat sebuah pertemuan tak terduga di mal Senayan, Jakarta Pusat, membuatnya berpikir ulang. Pertemuan itu, kata Baim, menjadi titik balik yang membuat Ade Rai siap mengambil tantangan ini.
Ade Rai mengungkapkan bahwa keputusannya menerima tawaran tidak terlepas dari kepercayaan yang ia berikan kepada sahabatnya, Baim Wong. “Saya melakukan ini buat Baim. Jangan disalahartikan,” katanya dalam kesempatan tersebut. Kalimat ini, yang terdengar sederhana, mengandung makna mendalam bagi Baim. Menurutnya, kejujuran Ade Rai menunjukkan dedikasi yang luar biasa. “Mas Ade membuat saya merinding,” imbuh Baim. Ia juga menyebutkan bahwa Ade Rai memilih genre drama karena merasa lebih cocok dengan pesan yang ingin disampaikan, sementara film aksi mungkin akan membuatnya ragu.
“Saya melakukan ini buat Baim. Jangan disalahartikan. Mas Ade bilang enggak mau saya minta nomor rekeningnya. Dia bilang, ‘Saya melakukan ini buat Baim karena kamu teman saya’. Terima kasih Mas Ade Rai,”
Kata-kata Ade Rai tersebut menunjukkan keberanian untuk melangkah ke luar zona nyamannya. Baim mengapresiasi sikap itu, karena menurutnya, Ade Rai tidak hanya membawa kekuatan fisik tetapi juga kejujuran dalam berakting. “Kemurnian dia dan keinginan untuk membantu teman dekatnya membuat saya sangat terkesan,” kata Baim. Ia berharap nilai-nilai kebaikan yang diwakili oleh Ade Rai dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, terutama dalam memupuk semangat positif.
Karakter Kaka Rai dan Pesan Film
Dalam film Semua Akan Baik-Baik Saja, Ade Rai memerankan karakter Kaka Rai, seorang tetangga yang tinggal di rumah susun bersama Langit, diperankan oleh Reza Rahadian. Peran ini, meski terdengar sederhana, memiliki latar belakang yang kaya akan makna. Baim menjelaskan bahwa karakter Kaka Rai dirancang untuk menampilkan sisi manusia yang biasa dan penuh perjuangan, sekaligus menjadi pengingat bahwa kebaikan bisa muncul dari tempat tak terduga.
Karakter Ade Rai juga memperlihatkan sisi unik dari kehidupannya sebagai seorang binaragawan. Ia menggambarkan kehidupan sehari-hari yang sibuk, tetapi tetap mampu menyisihkan waktu untuk membantu sesama. “Ade Rai memberi saya kesan bahwa ia siap mengorbankan hal-hal yang dianggap penting untuk kebahagiaan orang lain,” ujar Baim. Selain itu, Baim menekankan bahwa film ini berusaha menggambarkan kehidupan yang penuh makna, meski terkadang terasa berat.
Perubahan Karier dan Harapan Masa Depan
Ade Rai, yang berulang tahun ke-56 pada 6 Mei, menegaskan bahwa Semua Akan Baik-Baik Saja mungkin menjadi film pertamanya sekaligus terakhir. Alasannya, ia ingin fokus pada kegiatan sehari-hari yang lebih menyentuh kehidupan seorang manusia. “Setelah ini, saya ingin mengedukasi masyarakat agar lebih menjaga kesehatan dan kebugaran,” katanya. Perubahan ini menunjukkan komitmen Ade Rai untuk memperluas pengaruhnya di luar dunia kebugaran.
Baim Wong, sebagai sutradara, menyatakan bahwa ia berharap film ini menjadi media untuk menyampaikan pesan tentang kebaikan yang bisa muncul dari kebiasaan sehari-hari. “Karakter Ade Rai menunjukkan bahwa seseorang bisa menjadi inspirasi meski dianggap biasa,” kata Baim. Ia juga menambahkan bahwa film ini dirancang agar masyarakat bisa melihat bagaimana kehidupan yang terlihat sederhana bisa menghasilkan nilai-nilai luar biasa.
Perjalanan Film dan Penonton
Film Semua Akan Baik-Baik Saja telah siap ditayangkan di bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026. Baim mengungkapkan bahwa film ini menjadi bagian dari perjalanan kreatifnya yang ingin menyentuh berbagai segi kehidupan. “Saya ingin menunjukkan bahwa kebaikan bisa terwujud dalam kehidupan yang penuh tantangan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kehadiran Ade Rai dalam film ini memberi makna baru, karena pemeran pendukung yang biasanya dianggap tidak terlalu penting, justru menjadi kunci dalam membangun kisah utama.
Bagi Ade Rai, peran ini adalah langkah baru dalam hidupnya. Ia mengakui bahwa pengalaman berakting bisa menjadi pelajaran berharga. “Saya berharap bisa menunjukkan bahwa seorang binaragawan bisa menjadi aktor yang baik,” katanya. Baim pun memperkuat harapan tersebut dengan mengatakan bahwa Ade Rai memperlihatkan semangat yang luar biasa, baik dalam kebugaran fisik maupun dalam peran di layar.
Menurut Baim, film ini juga menjadi cerminan dari kehidupan masyarakat modern yang sering kali terburu-buru. “Kaka Rai adalah contoh bagaimana seseorang bisa menjadi baik meski dalam kondisi yang serba kacau,” ujarnya. Ia berharap film ini bisa menginspirasi penonton untuk menemukan kebaikan dalam diri mereka sendiri. “Saya ingin menunjukkan bahwa kebaikan tidak selalu bersinar, tapi tetap ada,” imbuh Baim.
