Pemkab Bogor: Penertiban Parkir Liar di Pakansari Efektif Turunkan Pelanggaran

Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Polres serta Kodim 0621 mengadakan penertiban parkir liar di area Gelora Pakansari. Hasilnya, angka pelanggaran parkir turun hingga hanya sekitar 5 persen, menunjukkan kesadaran warga terhadap aturan semakin meningkat, kata Dadang Kosasih, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub.

“Orang yang rutin beraktivitas di Pakansari kini lebih tertib, memarkir kendaraan di tempat yang ditentukan. Ini membuktikan sosialisasi yang dilakukan sangat berhasil,”

katanya.

Penertiban dijalankan secara bertahap, dengan mempertimbangkan aktivitas warga. Petugas hanya melakukan tindakan setelah acara CFD selesai agar tidak mengganggu orang yang sedang berolahraga. Untuk meningkatkan disiplin, Dishub mulai menerapkan sanksi bertahap kepada pelanggar. Selama ini, pelanggar hanya dikenai pengempesan ban, tetapi segera akan ada pengembokan kendaraan hingga penilangan melibatkan polisi.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Dalam operasi tersebut, lima kendaraan ditemukan melanggar aturan parkir, terdiri dari tiga sepeda motor dan dua mobil. Dadang menyatakan respon masyarakat terhadap upaya ini sangat positif. Dukungan warga dianggap sebagai faktor utama keberhasilan menekan pelanggaran.

“Tidak ada keluhan, justru warga memberikan dukungan luar biasa. Ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat,”

ujarnya.

Pemkab juga menempatkan rambu larangan parkir secara masif, dengan jarak antar titik sekitar 50 meter agar mudah dilihat. Selain itu, sosialisasi terus digencarkan melalui berbagai platform, termasuk media sosial, untuk mengajak masyarakat menggunakan area parkir resmi.

Kepada para juru parkir ilegal yang terkena dampak, Pemkab memberikan penataan. Sebagian telah direkrut oleh pengelola resmi, sementara yang lain masih dalam pembahasan. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, rencana rekayasa akses kendaraan juga disiapkan, seperti pembukaan barier di titik-titik strategis agar penggunaan kawasan Pakansari lebih terkontrol. Pemkab optimis wilayah tersebut akan menjadi ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman.