Bandara Dubai Berhenti Operasional Setelah Drone Iran Terkena Intersepsi

Bandara Dubai, yang merupakan pusat penerbangan internasional terpadat di dunia, menghentikan sementara operasionalnya pada hari Sabtu (7/3) setelah suatu drone dari Iran berhasil dicegat di sekitar wilayah tersebut. Pengumuman ini diunggah oleh Kantor Media Dubai yang dipimpin pemerintah, sebagaimana dilaporkan oleh AFP, dengan menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga keselamatan penumpang, staf bandara, dan awak pesawat.

“Operasional Bandara Internasional Dubai (DXB) telah dihentikan sementara,” tulis pernyataan resmi yang diterbitkan melalui media sosial.

Dalam peristiwa tersebut, saksi mata melaporkan ledakan yang cukup keras, diiringi oleh kepulan asap, setelah drone berhasil ditembak jatuh. Situs pelacakan Flightradar24 sebelumnya mencatat sejumlah pesawat bergerak dalam lingkaran di atas bandara, seolah menunggu respons dari sistem pertahanan udara.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Emirates, maskapai penerbangan utama di kawasan Timur Tengah, juga mengumumkan pada hari Sabtu bahwa semua penerbangan dari dan ke Dubai ditunda hingga diberitahukan lebih lanjut. “Mohon jangan mengunjungi bandara tersebut,” kata perusahaan tersebut dalam pernyataannya.

Iran Beri Maaf ke Negara-Negara Teluk yang Diserang

Presiden Iran memberikan permintaan maaf kepada negara-negara di Teluk, termasuk Uni Emirat Arab, setelah beberapa serangan rudal dan drone dari Iran mengarah ke lokasi strategis di wilayah tersebut. Pemerintah Dubai membenarkan adanya insiden kecil akibat puing-puing yang jatuh setelah drone dihentikan, dengan menyatakan tidak ada korban jiwa yang tercatat.

“Pertahanan udara Uni Emirat Arab sedang menangani ancaman dari rudal dan drone yang berasal dari Iran,” tambah Kementerian Pertahanan UEA tanpa memberi rincian mengenai sasaran spesifik serangan tersebut.

Sementara itu, sebelumnya pada hari Sabtu, perang di Timur Tengah menyebabkan empat karyawan bandara Dubai terluka dan satu terminal rusak, setelah serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran. Operator Dubai Airports mengklaim insiden tersebut telah “dengan cepat dikendalikan.”

Kerusakan di Luar Bandara Dubai

Alih-alih hanya mengenai bandara, serangan Iran juga menyerang Abu Dhabi, daerah pemukiman mewah Palm Jumeirah, dan hotel terkenal Burj Al Arab. Puing-puing dari drone tersebut bahkan memicu kebakaran di konsulat AS di Dubai pada hari Selasa lalu.

Dalam konteks ketegangan yang berlangsung, Iran menunggu respons pasukan AS di Selat Hormuz, sebagai bagian dari pertarungan geopolitik yang sedang memanas di wilayah tersebut.