22 Anggota Kru Iran yang Selamat dari Serangan AS Dikembalikan ke RS Sri Lanka

Kapal perang Iran, IRIS Dena, tenggelam di perairan Sri Lanka pada Rabu (4/3) setelah diserang oleh torpedo dari kapal selam Amerika Serikat (AS). Sebanyak 22 anggota kru berhasil diselamatkan dan kini dikirim ke RS Karapitiya di Galle, kota pelabuhan utara.

Menurut petugas medis, sepuluh dari mereka masih menjalani perawatan. Sementara itu, lebih dari 60 orang diklaim masih hilang, menurut data resmi Sri Lanka.

“Sepuluh orang lainnya masih menjalani perawatan,” kata seorang petugas medis di rumah sakit, dilansir AFP, Minggu (8/3/2026).

Kapal perang yang tenggelam mengakibatkan 87 korban tewas, dengan 61 lainnya hilang. Sebanyak 32 anggota kru berhasil diselamatkan oleh Angkatan Laut Sri Lanka, dengan sebagian besar menderita luka-luka.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Pemerintah Sri Lanka menyangkal klaim bahwa mereka diberi tekanan oleh Washington untuk menghentikan pemulangan anggota kru Iran. Mereka menyatakan akan mengikuti hukum internasional serta peraturan negara mereka sendiri.

Angkatan Laut Sri Lanka juga menyebut bahwa para kru yang selamat ditangani sesuai prinsip humaniter. Pihak berwenang telah menghubungi Komite Palang Merah Internasional untuk bantuan.

Kapal perang kedua Iran, IRIS Bushehr, sedang dikelola oleh Angkatan Laut Sri Lanka setelah ditinggalkan. Kru kapal tersebut dipindahkan ke kamp militer di Welisara,