AMP
KitaBersedekah
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Meeting Results: Kroasia Bekuk Slovenia 2-1 Modal Manis Menuju Piala Dunia 2026

Published Juni 8, 2026 · Updated Juni 8, 2026 · By Joko Permata

Kroasia Bekuk Slovenia 2-1, Modal Manis Menuju Piala Dunia 2026

Meeting Results - Kemenangan Kroasia atas Slovenia dengan skor 2-1 pada pertandingan persahabatan internasional di Stadion Andelko Herjavec, Varazdin, Senin (8/6) WIB menjadi bukti kesiapan tim Vatreni menghadapi babak final kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang uji coba, tetapi juga memberi ruang untuk skuad asuhan Zlatko Dalic menunjukkan performa maksimal sebelum memasuki babak krusial penyisihan grup.

Dominasi Kroasia di Babak Pertama

Kroasia tampil dominan sejak menit awal, menguasai bola sepanjang pertandingan dan mengancam pertahanan Slovenia secara konsisten. Permainan yang terbuka dari timnas Croatia diiringi oleh dukungan publik tuan rumah yang sangat antusias, menciptakan energi positif untuk pemain di lapangan. Meski Slovenia mencoba menahan serangan, lini belakang mereka yang rapat berhasil menghentikan sejumlah peluang berbahaya Kroasia, terutama di babak pertama.

Pertandingan berjalan sangat seimbang hingga menit ke-51. Di menit tersebut, Luka Modric menjadi penentu perubahan skor. Dengan mengandalkan umpan silang dari Ivan Perisic, gelandang berpengalaman tersebut melepaskan tendangan yang tak terjangkau oleh kiper Jan Oblak, membuat Kroasia unggul 1-0. Aksi Modric menunjukkan ketajaman teknik dan kepercayaan diri, menjadi bukti bahwa tim ini siap menghadapi tantangan lebih besar.

Reaksi Slovenia dan Drama Menit Akhir

Pertahanan Kroasia sempat goyah saat Slovenia mencoba menekan di babak kedua. Namun, keunggulan tuan rumah tetap terjaga hingga menit ke-83. Di sana, Andraz Sporar mencetak gol penyamakan setelah memanfaatkan kesalahan gelandang Kroasia, Martin Baturina, yang gagal mengontrol umpan balik. Sporar kemudian mengambil bola dari area pertahanan dan melesatkan tendangan ke gawang Dominik Livakovic, membawa skor menjadi 1-1.

Drama terus berlanjut di menit-menit akhir. Saat pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Kroasia menunjukkan keunggulan mental mereka. Mario Pasalic, yang turun di menit ke-57 menggantikan Modric, menjadi pahlawan kemenangan. Dengan menerima umpan dari Josip Stanisic, pemain asal Zagreb itu menyambar bola di ujung kotak penalti, menembak dengan akurasi tinggi ke sudut kiri gawang. Gol ini mengakhiri permainan dengan skor 2-1, mengantarkan Kroasia ke babak berikutnya.

Persiapan untuk Piala Dunia 2026

Kemenangan ini menjadi respons positif setelah Kroasia sempat kalah 0-2 dari Belgia dalam pertandingan uji coba sebelumnya. Kesuksesan mengalahkan Slovenia memberi kepercayaan baru kepada para pemain dan pelatih, menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi pertandingan. Dengan tiga kemenangan dalam beberapa pertandingan persahabatan, Kroasia semakin dekat dengan target mereka, yaitu tampil di Piala Dunia 2026.

Kroasia kini fokus pada persiapan lebih lanjut, terutama menghadapi grup yang dinamis di babak penyisihan. Skuad yang tergabung di Grup L akan bertemu Inggris, Ghana, dan Panama, tim-tim yang memiliki reputasi kuat di level internasional. Dalic diharapkan dapat membangun strategi yang mampu menghadapi lawan-lawan tangguh tersebut, terutama dengan bantuan para pemain muda yang terus berkembang.

Susunan Pemain Kroasia dan Slovenia

Kroasia: Dominik Livakovic; Josip Stanisic, Martin Erlic, Marin Pongracic, Josko Gvardiol; Luka Modric (Mario Pasalic 57'), Mateo Kovacic (Petar Sucic 46'); Mario Pasalic, Andrej Kramaric (Martin Baturina 46'), Ivan Perisic (Nikola Vlasic 65'); Ante Budimir (Igor Matanovic 46').

Slovenia: Jan Oblak; Erik Janza, Vanja Drkusic, Jaka Bijol (David Brekalo 65'), Zan Karnicnik; Sandi Lovric, Adam Gnezda Cerin, Zan Begic (Matko Matko 64'), Zan Karnicnik; Arnel Jakupovic Sturm, Zan Vipotnik (Andraz Sporar 64').

Kombinasi pemain di lapangan mencerminkan keberagaman dan kekuatan tim yang ingin tampil maksimal. Pelatih Dalic menempatkan peran strategis bagi Modric, yang berperan sebagai kepalanya, serta Pasalic yang ditampilkan sebagai juri kejutan. Susunan ini juga memungkinkan permainan cepat dan transisi dari pertahanan ke serangan yang sangat efektif.

Kemenangan atas Slovenia menunjukkan bahwa Kroasia tidak hanya mengandalkan pengalaman pemain senior, tetapi juga memiliki potensi pemain muda yang bisa menjadi tulang punggung di masa depan. Pertandingan ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi performa dan mengidentifikasi titik lemah yang perlu diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai.

Kedua tim saling memberi tekanan, tetapi Kroasia mampu menunjukkan konsistensi yang lebih baik. Apa yang terjadi di Varazdin bisa menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Dengan menang 2-1, Vatreni semakin optimis memasuki babak kualifikasi Piala Dunia 2026, yang akan menjadi ujian besar bagi semua pemain dan pelatih.

Sementara Slovenia menunjukkan kemampuan bertahan, mereka juga memiliki kekuatan dalam serangan balik yang bisa menjadi ancaman. Meski berhasil menyamakan skor, Slovenia masih kalah karena ketidakmampuan memperoleh gol tambahan. Kemenangan Kroasia tidak hanya menegaskan dominasi mereka, tetapi juga memberi ruang bagi pemain seperti Pasalic untuk menunjukkan perannya sebagai penentu kemenangan.

Pertandingan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi tim, terutama dalam situasi bola mati. Dengan memanfaatkan umpan silang dan taktik yang tepat, Kroasia mampu mengubah skor dan memastikan kemenangan. Performa ini menegaskan bahwa tim ini siap menghadapi semua rintangan di jalan menuju Piala Dunia 2026, sekaligus menjadi langkah penting dalam membangun mental dan fisik pemain.

Kemenangan melawan Slovenia bukan hanya tentang skor, tetapi juga tentang kepercayaan diri. Kroasia menunjukkan bahwa mereka bisa bermain agresif sejak awal, tetapi tetap mempertahankan disiplin di pertahanan. Hal ini menjadi pelajaran berharga