Apartemen Mediterania di Jakbar terbakar – korban terjebak dievakuasi

Apartemen Mediterania di Jakarta Barat Terbakar, 35 Korban Terjebak Dievakuasi

Apartemen Mediterania di Jakbar terbakar – Kamis pagi, apartemen Mediterania yang terletak di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) menjadi lokasi kejadian kebakaran. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan warga sekitar berupaya keras mengevakuasi korban yang terjebak di dalam gedung hunian tersebut. Tampak asap tebal menggantung di sekitar area kebakaran, memperumit proses penyelamatan. Berdasarkan laporan dari ANTARA, kejadian ini terjadi sekitar pukul 07.15 WIB, dengan api pertama kali menyala di lantai dua salah satu bangunan gedung apartemen. Pihak pemadam langsung bertindak cepat untuk mengendalikan kobaran api sebelum menyebar ke lantai lainnya.

Pemadaman Berlangsung Intensif

Saat tiba di lokasi pada pukul 09.00 WIB, petugas Damkar yang berada di dekat apartemen tersebut sudah berada di lapangan. Mereka memperkuat upaya pemadaman dengan menyiram air ke berbagai titik yang terbakar. Meski begitu, api masih mengancam sejumlah lantai di dalam gedung. Pihak keamanan juga melakukan pengecekan terhadap struktur bangunan untuk memastikan tidak ada risiko runtuh yang bisa memperburuk situasi.

Seiring berjalannya waktu, tebalnya asap yang keluar dari bagian dalam gedung memaksa petugas untuk melakukan evakuasi melalui sisi luar bangunan. Pemadam kebakaran menyiapkan tangga evakuasi berjenjang yang ditempatkan di sebelah luar gedung. Tangga tersebut dibuat sepanjang enam lantai, memungkinkan para korban yang terjebak di atas dikendalikan dengan aman. Proses penurunan korban dilakukan secara bertahap, dengan setiap warga didampingi oleh petugas untuk menghindari kecelakaan selama perjalanan.

Korban Terjebak Dievakuasi Secara Teratur

Saat dilakukan pengintaian di lokasi pada pukul 09.25 WIB, sejumlah korban terjebak berhasil dievakuasi dari sisi seberang gedung yang terbakar. Petugas menggunakan tali sebagai alat bantu untuk mengikatkan para korban agar tidak terjatuh saat menuruni tangga. Alat ini diperlukan karena kondisi visibilitas yang buruk akibat asap yang mengalir deras. Selain itu, suara langkah kaki dan teriakan warga di dalam gedung terdengar jelas, menandakan bahwa perjuangan penyelamatan masih berlangsung.

Dalam posko informasi yang didirikan di dekat lokasi, petugas menyusun daftar korban yang telah berhasil dievakuasi serta mereka yang masih terjebak. Sejumlah warga yang dianggap berisiko tinggi, seperti lansia atau anak-anak, diberikan prioritas dalam penurunan. Para korban juga diberikan oksigen dan air minum untuk menjaga stamina sebelum sampai ke area aman. Menurut seorang pekerja retail di apartemen tersebut, Abdul, kebakaran terjadi tiba-tiba sebelum jam operasional dimulai.

“Jadi, kan kita udah mulai masuk jam 07.00 WIB tuh, terus tadi terjadinya (kebakaran) jam 07.15 WIB gitu,” kata Abdul kepada ANTARA di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Kamis pagi.

Akulasi kebakaran ini memicu kekhawatiran warga sekitar. Beberapa dari mereka menyatakan bahwa apartemen tersebut berdekatan dengan area komersial, sehingga jumlah penghuni yang terjebak cukup signifikan. Terdapat sekitar 35 warga yang dievakuasi dalam operasi penyelamatan hingga pukul 10.00 WIB. Namun, beberapa orang masih belum ditemukan, dengan petugas terus memperketat upaya pencarian.

Respons Warga dan Pihak Terkait

Sebelum api dipadamkan sepenuhnya, warga sekitar mengadakan kordinasi dengan petugas pemadam dan polisi untuk memastikan semua jalan evakuasi tetap terbuka. Karena kondisi memburuk, sebagian besar korban terpaksa menunggu di luar gedung sementara para pemadam bekerja keras mengatasi kobaran api. Perlahan, api berhasil dijinakkan, dengan bantuan alat berat dan sistem pemadam yang digunakan secara optimal.

Selain itu, pihak pemilik apartemen juga berpartisipasi aktif dalam mengorganisir evakuasi. Mereka memberi petunjuk jalan ke petugas dan membantu korban mengumpulkan barang-barang penting sebelum meninggalkan gedung. Meski tidak semua warga bisa membawa barang mereka, kebanyakan dari mereka berhasil menyelamatkan properti yang bisa dibawa. Terdapat laporan bahwa sebagian kecil warga mengalami luka ringan akibat asap atau panas yang mengancam.

Kondisi Terkini dan Penyelidikan

Pada pukul 10.00 WIB, proses evakuasi masih berlangsung, dengan sejumlah korban terjebak di lantai teratas yang belum bisa dijangkau. Petugas menunggu hingga kondisi di dalam gedung stabil sebelum menurunkan seluruh warga. Selama operasi, kualitas udara di sekitar lokasi kebakaran memburuk, sehingga warga sekitar diminta untuk menjaga jarak dari area tersebut.

Penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung. Petugas kepolisian dan Damkar melakukan inspeksi terhadap sumber api serta struktur bangunan untuk mengetahui apakah ada faktor kesalahan pihak tertentu. Meski tidak ada petunjuk awal mengenai penyebabnya, beberapa warga menyatakan bahwa kebakaran mungkin disebabkan oleh korsleting listrik atau api yang berasal dari dapur. Namun, hingga saat ini, penyebab pasti masih dalam investigasi.

Beberapa warga yang berhasil dievakuasi menyampaikan bahwa kejadian ini terjadi tanpa peringatan awal. Mereka mengatakan bahwa suara ledakan terdengar sebelum asap mulai keluar. “Pertama tadi, kita mendengar suara ledakan dari lantai dua, lalu api mulai menyala. Tapi kita langsung terkejut karena tidak menyangka kebakaran bisa terjadi begitu cepat,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kondisi apartemen Mediterania tampak lebih tenang setelah api berhasil dipadamkan. Namun, kekhawatiran akan kemungkinan gangguan di lantai-lantai lain masih ada. Pihak pemilik menjanjikan inspeksi menyeluruh untuk memastikan semua sumber kebakaran diatasi. Warga juga berharap proses penyelidikan bisa segera menemukan penyebab kebakaran tersebut, sehingga tindakan pencegahan bisa dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Dalam situasi darurat seperti ini, warga sekitar berusaha memberikan dukungan moril kepada para korban. Beberapa dari mereka menawarkan bantuan logistik dan tempat tinggal sementara. Sejumlah warga juga mengumpulkan informasi mengenai keadaan di dalam gedung dan memberikannya kepada petugas, sehingga mempercepat proses evakuasi. Kebakaran ini menjadi pembelajaran penting tentang pentingnya sistem darurat yang siap di setiap bangunan hunian.

Menurut petugas pemadam, kebakaran yang melanda apartemen Mediterania hanya terjadi selama kurang dari satu jam sebelum berhasil dikendalikan. Meski demikian, dampak dari kejadian ini masih dirasakan oleh para warga yang terjebak dan semua yang terlibat dalam evakuasi. Proses pemulihan akan memakan waktu yang cukup lama, terutama untuk menjamin bahwa semua warga dalam keadaan aman.