Hadapi musim kemarau panjang, BPBD DKI fokus ketersediaan air bersih

Jakarta, Senin (15 Oktober 2023) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa langkah mitigasi untuk mengatasi kekeringan dan risiko bencana menjadi prioritas utama di tengah kondisi musim kemarau yang berlangsung lama serta fenomena El Niño. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan bahwa fokus utama mereka adalah memastikan akses air bersih bagi masyarakat, terutama di daerah yang rentan mengalami krisis.

“Kami berupaya meminimalkan dampak dari kekeringan dan ancaman bencana lainnya melalui tindakan pencegahan,” ujarnya.

Menurut Isnawa, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mengenai kondisi cuaca kering yang diprediksi berlangsung lama. Sebagai respons, BPBD DKI mengkoordinasikan persiapan air bersih dengan berbagai instansi terkait. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya edukasi masyarakat mengenai penghematan air, yang menjadi langkah strategis dalam menghadapi krisis.

Langkah mitigasi yang diambil BPBD mencakup kerja sama dengan PAM Jaya, Dinas Sumber Daya Air (SDA), BAZNAS, serta pihak-pihak terkait lainnya. Selain itu, mereka juga mempersiapkan armada air berupa puluhan mobil tangki, tandon, dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) tetap serta mobile untuk menjangkau wilayah yang terdampak. “Sumber daya air dan infrastruktur pendukung menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan pasokan,” tambah Isnawa.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Di sisi lain, BPBD DKI memperhatikan potensi kebakaran di daerah padat penduduk yang terpicu oleh cuaca ekstrem akibat El Niño. Untuk mencegah hal ini, mereka melakukan pemantauan intensif terhadap instalasi listrik di permukiman menengah ke bawah. “Masyarakat diminta meningkatkan kehati-hatian dalam penggunaan perangkat elektronik dan alat listrik,” katanya menambahkan.