Bantuan Subsidi Upah Tahap 1 ke 2,45 Juta Pekerja Sudah Cair

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengumumkan bahwa distribusi Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap pertama telah rampung untuk 2,45 juta pekerja, setelah data yang diterima dan diverifikasi mencapai 3,69 juta. Menurutnya, sisa 1,24 juta peserta masih dalam proses penyaluran, yang akan dilakukan secara bertahap bulan Juni hingga Juli.

BSU Didistribusikan Secara Simultan untuk Dua Bulan

Bantuan ini diberikan dalam satu tahap untuk periode Juni dan Juli, dengan nominal total Rp600 ribu per orang. Yassierli menyatakan bahwa penyaluran BSU diharapkan mendorong kekuatan beli masyarakat, terutama untuk pekerja yang gaji/upahnya tidak melebihi Rp3,5 juta atau UMP.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“BSU disalurkan melalui Bank BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI, khusus bagi pekerja yang berdomisili di Aceh. Untuk penerima yang belum memiliki rekening bank, kami mengantisipasi penyaluran melalui PT Pos Indonesia,” tambahnya.

Kriteria Penerima BSU dan Proses Validasi

Pekerja yang layak menerima BSU wajib memenuhi syarat: bukan anggota TNI, Polri, atau ASN; serta menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025. Selain itu, prioritas diberikan kepada pekerja yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebelum BSU disalurkan.

Yassierli juga menyebutkan bahwa verifikasi data untuk penyaluran BSU tahap berikutnya sedang berlangsung. Diperkirakan ada 4,5 juta pekerja lagi yang menjadi kandidat penerima. “BPJS Ketenagakerjaan telah mengirim data sebanyak 4,5 juta calon penerima, saat ini sedang diverifikasi,” jelasnya.

Bank dan Metode Pencairan

Menaker Yassierli menyampaikan bahwa BRI tetap menjadi salah satu bank penyalur utama BSU. Pencairan bisa dilakukan melalui aplikasi BRImo atau agen BRILink. Pekerja di Aceh khususnya akan menerima bantuan melalui BRI, Mandiri, BNI, BTN, BSI, atau PT Pos Indonesia jika tidak memiliki rekening bank.