Akses Transportasi Terjangkau Tumbuh di Triwulan I 2026

Dalam tiga bulan pertama tahun 2026, lebih dari 115,32 juta pelanggan mengandalkan layanan Public Service Obligation (PSO) yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (Persero). Angka ini mencerminkan perluasan akses transportasi murah bagi masyarakat, yang terus berjalan seiring permintaan akan mobilitas harian.

PSO Mendukung Perjalanan Berbagai Kalangan

Kereta api menjadi penghubung utama bagi kehidupan sehari-hari, dari orang tua yang berangkat lebih awal hingga mahasiswa yang mengejar ambisi. Layanan PSO mencakup perjalanan jarak jauh dan lokal, dengan total 4.659.678 pelanggan pada periode tersebut. Angka ini naik 13,91% dibandingkan Triwulan I 2025 yang mencatat 4.090.500 pengguna.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Layanan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk tetap beraktivitas dengan biaya terjangkau, bahkan di jam-jam yang paling sibuk,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Kontribusi Layanan Khusus di Kota dan Bandara

Di kawasan perkotaan, KAI Commuter mencatat 101.382.889 pengguna, naik 8,11% dibandingkan triwulan sama tahun lalu. Sementara itu, LRT Jabodebek menunjukkan pertumbuhan 22,10% dengan 7.754.946 pelanggan. Aksesibilitas ke bandara juga meningkat, di mana layanan PSO KAI Bandara dimanfaatkan 1.527.622 orang, naik 10,14% dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan Konektivitas Wilayah

Perjalanan antar daerah semakin terjangkau berkat PSO, yang menghubungkan rumah dengan pusat kegiatan seperti kampus, tempat kerja, dan fasilitas publik. Contohnya, rute Yogyakarta-Bandara YIA serta KA Srilelawangsa di Sumatera Utara menjadi bagian dari jaringan transportasi yang semakin luas.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan pemerintah. Dengan dukungan ini, lebih banyak orang bisa menjalankan aktivitasnya secara efisien,” tambah Anne.

Visi KAI untuk Layanan Berkelanjutan

Keberlanjutan akses transportasi murah diwujudkan melalui prinsip Good Corporate Governance (GCG), yang memastikan manfaat layanan tercapai secara merata. Anne menegaskan bahwa KAI Group berkomitmen menjaga kualitas perjalanan, sehingga kereta api tetap menjadi pilihan andal dalam kehidupan sehari-hari.