KitaBersedekah
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tabrakan Maut KM 616 Rengut Nyawa Slemania, PSS Sleman Izin I.League Pakai Pita Hitam Lawan Persebaya

Published Oktober 18, 2026 · Updated Oktober 18, 2026 · By Yusuf Setiawan - kitabersedekah.com

Foto : Yusuf Setiawan - kitabersedekah.com

PSS Sleman Ajukan Penggunaan Pita Hitam Saat Hadapi Persebaya

Kitabersedekah.com – PSS Sleman menyampaikan duka mendalam setelah rombongan suporter Slemania mengalami kecelakaan fatal di KM 616 Tol Ngawi-Kertosono, wilayah Caruban, pada Minggu (18/10) pagi. Musibah tersebut terjadi ketika para pendukung melakukan perjalanan menuju Surabaya untuk mendampingi tim dalam laga tandang.

Sebagai penghormatan kepada korban dan seluruh Slemania, manajemen PSS Sleman telah mengirimkan permohonan kepada I.League, operator kompetisi Super League 2026/2027. Klub meminta izin agar para pemain dapat memakai pita hitam pada lengan jersey ketika menghadapi Persebaya Surabaya.

Pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (18/10) sore. Apabila persetujuan diberikan, pita hitam akan dikenakan oleh seluruh pemain Super Elang Jawa selama laga berlangsung.

Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan

Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menjelaskan bahwa rencana penggunaan pita hitam merupakan bentuk penghormatan klub atas tragedi yang menimpa suporter setianya. Bagi PSS, kehadiran Slemania dalam perjalanan tandang merupakan bagian penting dari dukungan terhadap perjuangan tim di lapangan.

“Setelah izin diberikan oleh pihak operator, seluruh pemain akan menggunakan pita hitam di lengan pada pertandingan sore nanti sebagai bentuk penghormatan kepada para korban dan seluruh kesetiaan Slemania.”

Pita hitam kerap digunakan dalam pertandingan olahraga sebagai tanda berkabung dan solidaritas. Dalam konteks laga ini, simbol tersebut juga mencerminkan kedekatan emosional antara PSS Sleman dan kelompok pendukungnya yang tetap memberikan dukungan ketika tim bertanding jauh dari kandang.

Situasi duka tersebut membuat pertandingan di Gelora Bung Tomo memiliki makna lebih dari sekadar perebutan hasil di kompetisi. Para pemain PSS Sleman diharapkan membawa rasa hormat kepada korban dalam setiap menit pertandingan, sementara dukungan untuk keluarga serta rekan-rekan Slemania yang terdampak tetap menjadi perhatian utama.

Keselamatan Awayday Menjadi Sorotan

Selain mengajukan izin penggunaan pita hitam, manajemen PSS Sleman juga mengingatkan seluruh pendukung sepak bola untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas ketika melakukan perjalanan awayday. Perjalanan tandang menjadi bagian dari budaya dukungan sepak bola, tetapi keselamatan di jalan tetap tidak boleh diabaikan.

Vita mengajak Slemania agar saling menjaga selama perjalanan, meningkatkan kehati-hatian, dan tidak mengesampingkan aspek keselamatan saat mendukung klub kebanggaan. Pesan tersebut ditujukan bukan hanya untuk suporter yang menuju stadion, melainkan juga bagi seluruh pencinta sepak bola yang melakukan perjalanan bersama rombongan.

Dalam perjalanan jarak jauh, kondisi kendaraan, kesiapan pengemudi, waktu istirahat, komunikasi antarr­ombongan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal yang sangat penting. Dukungan kepada tim dapat tetap disampaikan dengan semangat tinggi tanpa mengorbankan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Musibah di Tol Ngawi-Kertosono menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju pertandingan memerlukan perencanaan dan kewaspadaan. Antusiasme mendampingi tim tandang merupakan wujud loyalitas, tetapi setiap perjalanan harus diakhiri dengan kepulangan yang aman.

Persebaya dan Bonek Sampaikan Simpati

Duka yang dirasakan PSS Sleman juga memperoleh simpati dari tuan rumah. Persebaya Surabaya bersama Bonek Mania turut menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan yang menimpa rombongan pendukung PSS Sleman.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa rivalitas di lapangan tidak menghapus rasa kemanusiaan di antara komunitas sepak bola. Ketika terjadi musibah, solidaritas dapat hadir melampaui warna jersey, identitas klub, dan persaingan dalam pertandingan.

Laga Persebaya kontra PSS Sleman pada sore hari itu akan berlangsung dalam suasana yang berbeda. Di tengah agenda kompetisi Super League 2026/2027, perhatian akan tertuju pada penghormatan bagi korban kecelakaan dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

PSS Sleman berharap izin dari I.League dapat menjadi ruang bagi tim untuk menyampaikan duka secara layak di atas lapangan. Penggunaan pita hitam nantinya bukan sekadar atribut pertandingan, melainkan pesan bahwa pengorbanan dan kesetiaan Slemania selalu memiliki arti besar bagi klub.

Di saat yang sama, imbauan keselamatan dari manajemen menjadi pesan penting bagi semua pihak. Sepak bola menyatukan banyak orang melalui kecintaan terhadap klub, namun keselamatan harus selalu berjalan seiring dengan semangat mendukung tim kesayangan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Tabrakan Maut KM 616 Rengut Nyawa?

Tabrakan Maut KM 616 Rengut Nyawa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Tabrakan Maut KM 616 Rengut Nyawa matter?

Tabrakan Maut KM 616 Rengut Nyawa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.