Cara Sukses Menulis di kumparan

Platform kumparan menawarkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam dunia media. Selain menjadi pembaca, pengguna juga bisa membuat akun, berbagi pandangan, dan membagikan karya tulis. Jika tulisanmu tidak diterima, ada dua aspek utama yang mungkin menjadi penyebab: identitas dan isi konten. Mari kita pelajari masing-masing secara terperinci.

1. Identitas Penulis

Moderator akan memeriksa tiga elemen terkait identitas. Pertama, nama penulis. Gunakan nama lengkap, bukan nama samaran, agar terkesan lebih profesional. Kedua, biodata. Sertakan informasi pekerjaan atau status akademikmu. Jika kamu seorang mahasiswa, tulislah jurusan dan universitas yang kamu ikuti. Ketiga, foto. Unggah gambar yang menampilkan wajahmu secara jelas. Hindari menggunakan foto orang lain, karena bisa menyulitkan moderator dalam mengenalmu.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

2. Isi Tulisan

Ketiga faktor utama yang dilihat moderator dalam konten adalah substansi, penulisan, dan foto. Untuk substansi, buat opini atau cerita yang orisinal dan menarik. Gunakan bahasa yang sopan, serta dukung kritikmu dengan bukti kuat. Contoh tulisan yang baik adalah “Bom Waktu itu Bernama Coronavirus: Apa yang Kita dan Pemerintah Harus Lakukan?” yang ditulis oleh Makhyan Jibril, seorang residen penyakit jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga. Kamu bisa mempelajari cara menyusun artikelnya.

“Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

3. Aturan Penulisan

Penulisan yang sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) menjadi kunci. Hindari menggunakan huruf kapital semua atau huruf kecil semuanya di judul tulisan. PUEBI menentukan aturan penggunaan huruf besar dan kecil. Kamu bisa mengakses Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) melalui tautan ini: https://kbbi.kemdikbud.go.id/. Selain itu, periksa kembali tulisanmu sebelum mengunggah. Jangan terburu-buru, karena kesalahan ejaan (tipo) sering menjadi alasan penolakan. Jika kamu memakai foto orang lain, pastikan tidak melanggar hak cipta.

4. Hal Lain yang Bisa Menolak Tulisan

Bukan hanya identitas dan isi tulisan, beberapa faktor tambahan juga bisa menyebabkan penolakan. Tulisan yang dianggap spam, berisi iklan komersial, atau menjual produk bisa ditolak. Jika kamu menyertakan tautan ke laman eksternal atau mengandung konten yang dianggap berbahaya, moderator mungkin mempertanyakan tujuanmu. Selain itu, jika tulisanmu terlalu mirip dengan artikel di tempat lain atau belum memberikan nilai tambah bagi pembaca, kamu bisa kembali ke opsi tulisan yang lebih beragam di kumparan.

Dengan memahami aturan dan terus belajar dari pengalaman, kamu bisa meningkatkan kualitas karya tulismu. Ingat, menulis di kumparan berarti berbicara kepada audiens luas. Jangan menyerah jika tulisanmu ditolak, karena kesempatan untuk mengajukan ulang tetap terbuka. Semangat, dan terus berkarya!