Gubernur dorong ajang talenta Jatim perkuat ekosistem prestasi
Ajang Talenta Prestasi Murid Jawa Timur 2026, yang dimulai Sabtu (4/4), diharapkan menjadi wadah untuk mengasah bakat siswa berbakat se-Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membangun sistem pendidikan yang berfokus pada pencapaian prestasi. “Saya berharap event ini mampu menghasilkan talenta-talenta luar biasa, bukan hanya di tingkat provinsi, tapi juga bersinar di level nasional dan internasional,” ujarnya dalam pernyataan di Surabaya, Minggu.
Langkah strategis untuk mengembangkan potensi siswa
Dalam upaya menjaring calon pemimpin masa depan, Pemprov Jawa Timur merancang program ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Ribuan siswa terbaik dari seluruh kabupaten/kota turut berpartisipasi dalam kompetisi ini. Khofifah menegaskan bahwa pembinaan yang terarah dan berkelanjutan diperlukan agar generasi muda bisa bersaing secara global. “Pembentukan ekosistem prestasi harus menjadi prioritas, karena akan memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan,” tambahnya.
Mudah-mudahan ajang talenta Jawa Timur bisa menghasilkan talenta-talenta berprestasi luar biasa, tidak hanya tingkat provinsi, tapi juga berjaya di tingkat nasional dan melaju di tingkat internasional,” kata Khofifah dalam keterangan di Surabaya, Minggu.
Kehadiran ribuan peserta yang berasal dari berbagai wilayah menunjukkan komitmen Pemprov Jatim dalam mengidentifikasi dan mendorong bakat siswa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mewujudkan kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat pendidikan berbasis prestasi. Khofifah menyampaikan bahwa langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang mendorong inovasi dan keterampilan berdaya saing tinggi.

