MOI desak buka kembali Masjid Al-Aqsa bagi umat muslim

Di Jakarta, Majelis Ormas Islam (MOI) mengadakan aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Minggu, untuk mendorong kembali akses Masjid Al-Aqsa di Yerusalem bagi umat Muslim. Kesadaran dunia internasional tentang pentingnya masjid tersebut bagi umat Islam menjadi fokus utama, menurut Ketua Presidium MOI KH. Nazar Haris.

Penguatan Kembali Akses Masjid Al-Aqsa

“Masjid Al-Aqsa saat ini sedang dikunci untuk kaum muslimin, sedangkan Yahudi boleh masuk ke dalam Masjid Al-Aqsa. Inilah sesuatu yang perlu kita gebrak di dunia Islam, bahwa harus ada kesadaran dunia Islam,”

“Membela, membebaskan, membuka dan memerdekakan Masjid Al-Aqsa untuk kaum muslimin. Ini sesuatu yang penting. Maka pada hari ini, kita mengadakan aksi untuk memulai kesadaran di dunia Islam,”

“Kita mengingatkan bahwa Masjid Al-Aqsa, salah satu masjid utama umat Islam. Selain Masjid Al-Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah, ada Masjid Al-Aqsa, bahkan disebutkan dalam Al-Quran,”

Aksi yang dihadiri oleh ribuan peserta tersebut diadakan sebagai belasungkawa terhadap tiga personel TNI yang gugur di Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian PBB. Pada pukul 08.30 WIB, massa yang dipimpin MOI membanjiri area Jalan Merdeka Selatan hingga ke gerbang Monas dekat Stasiun Gambir.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Ribuan peserta aksi mengenakan gamis berwarna putih dengan simbol Indonesia dan Palestina. Di seberang Kedubes AS, panggung orasi setinggi dua meter diperuntukkan bagi penyampaian pernyataan. Di latar belakang, gambar tiga perajurit TNI yang syahid—Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Fariza Rhomadhon—terpajang sebagai pengingat akan peristiwa tersebut.