Cara Sukses Menulis di kumparan

Kumparan merupakan platform media yang memungkinkan pengguna tidak hanya menyimak informasi tetapi juga berkontribusi dengan mengunggah tulisan, komentar, atau profil pribadi. Jika karya tulismu ditolak, terdapat beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya. Berikut penjelasan lengkapnya.

Identitas Penulis

Moderator Kumparan akan memeriksa tiga aspek terkait identitasmu: nama, biodata, dan foto. Nama yang digunakan sebaiknya nama sebenarnya, bukan nama samaran, agar lebih terpercaya. Biodata harus mencerminkan latar belakangmu, seperti pekerjaan, status akademik, atau keahlian. Jika kamu seorang mahasiswa, tambahkan nama universitas serta jurusan yang kamu tempuh. Foto diri harus jelas dan dapat mengidentifikasi wajahmu, sehingga pembaca atau reviewer bisa memahami siapa penulisnya. Hindari menggunakan gambar orang lain tanpa izin.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Aspek Konten

Kualitas tulisan juga ditentukan oleh substansi, tata bahasa, serta penggunaan gambar. Substansi artikel harus orisinal dan menarik, dengan opini atau cerita yang memadai. Gunakan bahasa yang sopan, serta sertakan bukti pendukung jika ingin mengkritik sesuatu. Contoh tulisan yang baik adalah artikel bertajuk “Bom Waktu itu Bernama Coronavirus: Apa yang Kita dan Pemerintah Harus Lakukan?” yang ditulis oleh Makhyan Jibril, seorang resident penyakit jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga. Artikel ini bisa dijadikan referensi.

Jika tulisanmu terasa terlalu berat, kamu bisa melihat karya-karya lain di bagian Opini dan Cerita Kumparan. Klik di sini untuk menjelajah berbagai contoh.

Penulisan yang memenuhi aturan PUEBI—Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia—adalah kunci. Hindari menulis seluruh kalimat dalam huruf besar atau kecil secara seragam. PUEBI mengatur perbedaan antara huruf kapital dan huruf kecil. Kamu bisa mengakses Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk memastikan penggunaan ejaan yang tepat. Selain itu, periksa kembali tulisanmu untuk menghindari kesalahan tata bahasa, seperti typo. Redaktur hanya manusia dengan kapasitas terbatas, jadi kesalahan kecil bisa menyebabkan penolakan.

Faktor-Faktor Lain yang Mungkin Menolak Tulisan

Beberapa hal tambahan bisa memengaruhi keputusan moderator. Tulisan yang berisi spam, iklan, atau unsur komersial berpotensi ditolak. Jika memasukkan backlink ke laman eksternal, pastikan tidak menyimpang dari prinsip Kumparan. Konten yang dianggap membahayakan atau mengarah pada tindakan berbahaya juga berisiko ditolak. Selain itu, jika tulisanmu mirip dengan artikel lain atau sudah pernah tayang di platform lain, mungkin tidak dianggap bernilai tambah.

Dengan menulis di Kumparan, kamu berpartisipasi dalam komunitas yang luas, mencakup berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. Jadi, jangan menyerah jika tulisanmu ditolak. Uji coba kembali dengan menyesuaikan elemen-elemen yang kurang sesuai. Seperti kata Pramoedya Ananta Toer, “Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”