Danantara Bentuk BUMN Baru Denera, Fokus pada Proyek Waste to Energy

Perusahaan Baru untuk Mengelola Sampah Menjadi Energi

Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) resmi meluncurkan PT Daya Energi Bersih Nusantara, atau Denera, sebagai unit usaha baru. Perusahaan ini dibentuk pada 1 April 2026 dan menjadi bagian dari PT Danantara Investment Management (DIM), dengan visi mengembangkan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Denera adalah entitas baru yang dibentuk DIM, berfokus pada implementasi program PSEL,” jelas Fadli Rahman, Direktur Investasi DIM, dalam sesi Afternoon Coffee di Wisma Danantara Jakarta, Kamis.

Denera akan mengelola saham 30 persen di setiap proyek PSEL, sementara mitra Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) memiliki 70 persen. Selain itu, perusahaan ini juga bertugas mengoperasikan proyek tersebut. Untuk membangun satu unit PSEL, diperlukan investasi antara Rp2,5 hingga Rp2,8 triliun.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Denera akan memastikan pengelolaan sampah yang terpadu, mencakup seluruh rantai dari pembuangan hingga daur ulang,” tambah Fadli. “Kita juga harus mengubah pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah, karena budaya menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini.”

Dalam rangka ekspansi, Danantara berencana membuka tender PSEL gelombang kedua di April 2026. Proyek ini akan melibatkan 25 kota di Indonesia, hampir mencakup semua ibu kota provinsi. Rohan Hafas, Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, mengungkapkan bahwa minat pemerintah daerah terhadap proyek ini sangat tinggi, sehingga jumlah kota yang terlibat meningkat signifikan dibandingkan tahap awal.