Gagal Perkosa Atlet Karate, Tukang Ojek Babak Belur lalu Pura-Pura Hilang Ingatan

Kasus pencurian dan pemerkosaan kembali terjadi di wilayah Lubuklinggau Timur I, Lubuklinggau, Sumatra Selatan. Pelaku, seorang tukang ojek pengkolan berusia 35 tahun, berhasil diamankan polisi setelah melakukan usaha menggagalkan aksi pemerkosaannya. Menariknya, saat ditangkap, pelaku menunjukkan tanda-tanda seperti mengalami gangguan mental, memperlihatkan sikap tak biasa dengan berpura-pura lupa ingatan.

Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (1/3) malam. Saat mengantar seorang penumpang, pelaku menghentikan motor di area yang sepi. Ia lalu mencoba mengajak korban ke tempat yang lebih aman untuk melakukan aksi. Namun, korban ternyata adalah atlet karate yang mampu melawan dan membuat pelaku terpaksa melarikan diri. Polisi menemukan pelaku saat tengah mencari penumpang di Rabu (4/3) malam, setelah melakukan pengintaian intensif.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Benar, pelaku sudah kami amankan, tapi sikapnya seperti ODGJ,” kata Kasatreskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar, Jumat (6/3).

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian juga berencana mengirim pelaku ke rumah sakit jiwa untuk mengecek kondisi psikologisnya. Hal ini bertujuan menentukan apakah perbuatan pelaku benar-benar berawal dari gangguan jiwa atau hanya akibat kejadian yang mengejutkan. “Jika tidak terbukti ODGJ, kasus hukumnya tetap diproses dan dijerat sanksi sesuai aturan,” jelasnya.

Pemerkosaan di Bali: Korban Trauma, Pelaku Kabur

Kasus serupa juga terjadi di Bali, terutama di wilayah Pecatu, Kuta Selatan, Badung. Seorang turis asal China, berinisial JT, diduga menjadi korban pemerkosaan oleh seorang tukang ojek online. Peristiwa itu terjadi di Perumahan Cengkareng Indah pada Selasa, 24 Desember 2024. Pelaku kabur setelah korban berhasil melawan, bahkan membacoknya hingga meninggal.

Korban awalnya dicekoki miras untuk memudahkan proses mentato, tetapi hal ini justru menjadi awal dari kekerasan yang terjadi. Saat menuju ke villa korban di kawasan Jimbaran, pelaku dirampas barang berharganya, termasuk ponsel dan uang, sementara sepeda motornya berhasil diselamatkan setelah kuncinya dibuang secara diam-diam. Dalam kasus ini, pelaku dikenal sebagai mantan atlet MMA yang berasal dari keluarga terpandang di Solo.

KPK dan Ford: Kiprah di Tengah Peristiwa

Dalam keterangan KPK pada Rabu (4/3), diduga suami Fadia, Mukhtaruddin Ashraff, menjadi pihak yang terlibat dalam kasus uang haram terkait kepercayaan yang hancur. Di sisi lain, Ford RMA Indonesia meresmikan Ford Experience Center di Sunter, sebagai bagian dari strategi ekspansi agresif di Indonesia. Fasilitas ini diluncurkan untuk menawarkan pengalaman inovatif kepada konsumen.

Sementara itu, Ammar Zoni mengatur siapa saja yang bisa memberikan pernyataan media guna menjaga ketenangan mentalnya menjelang sidang tuntutan. Isu penempatan Polri di bawah kementerian juga masih menjadi topik diskusi publik belakangan ini. Sebagai awal, A berkendara dari arah timur menuju barat di Jalan Bandengan Utara.