Viral Polisi Sulut Mundur Usai Dimutasi saat Usut Kasus Korupsi

Jakarta, Aipda Vicky Aristo Katiandagho, Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Minahasa, menjadi sorotan media sosial setelah membagikan video pengunduran dirinya. Ia diduga dipindahkan dari jabatannya saat sedang menangani kasus korupsi yang melibatkan salah satu pejabat di Minahasa. Video yang diunggahnya menunjukkan Vicky berjalan keluar Gedung Polda Sulut bersama anaknya, lalu memberi hormat dan bersujud di depan bangunan tersebut. Latar belakang suara lagu “Ada Titik-titik di Ujung Doa” oleh Sal Priadi memperdalam emosi dalam adegan ini.

“Terima kasih Polda Sulut, Polres Minahasa, Polres Kepulauan Talaud dan ZAZG. Kapanpun baju coklat ini bisa tanggal. Tetapi jiwa sekali Bhayangkara tetap Bhayangkara. I love Kepolisian Republik Indonesia. I quit,” tulis Vicky di akun Instagram @katiandaghov, dikutip Jumat (3/4/2026).

Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, Kabid Humas Polda Sulut, mengonfirmasi bahwa Vicky adalah anggota yang menangani kasus korupsi selama bertugas di Unit Tipikor Satreskrim Polres Minahasa. “Beberapa perkara telah mencapai tahap P21, sementara lainnya masih dalam proses investigasi,” kata Alamsyah saat dihubungi pada hari yang sama.

Pada 2024, Vicky dipindahkan dari Polres Minahasa ke Polres Kepulauan Talaud melalui keputusan mutasi rutin yang mencakup 20 personel Bintara. Keputusan tersebut diambil berdasarkan Kep 534/X/2024 tentang mutasi rutin. “Vicky di tahun 2024 masuk dalam SKEP mutasi tour of duty dan tour of area,” ujar Alamsyah.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

Vicky juga mengajukan pengunduran diri pada 2025, yang akhirnya disetujui pada Januari 2026 melalui Kep PDH Kep/52/I2026. Alamsyah mengakui bahwa mutasi Vicky mungkin berkaitan dengan penanganan kasus korupsi, tetapi menegaskan bahwa investigasi tersebut dilakukan secara bersamaan oleh tim dan unit lainnya. “Penanganan perkara bukan hanya dia sendiri, tetapi melibatkan beberapa personel,” pungkasnya.