Wijaya 80—Sal Priadi collab, rilis “Bulan Bintang, Garis Melintang”

Dari Jakarta, Wijaya 80 meluncurkan single kolaborasi terbaru dengan Sal Priadi berjudul “Bulan Bintang, Garis Melintang.” Karya ini muncul dari pertemuan tak terduga dalam sesi perekaman, lalu berkembang menjadi ungkapan emosional tentang cinta dan perbedaan. Trio musik retro ini terdiri dari Ardhito Pramono (vokal, keytar), Hezky Joe (vokal, gitar), serta Erikson Jayanto (kibor).

Kolaborasi antara Wijaya 80 dan Sal Priadi terjadi secara alami, tanpa ada rencana khusus. “Lagu ini muncul dari percakapan jujur dan spontan. Kami tak pernah memikirkan prosesnya secara terstruktur, tapi situasi itu justru membuat semua terasa lebih dekat dan nyata,” tutur Wijaya 80 melalui siaran pers. Dalam suasana santai yang dipenuhi canda, ide-ide sederhana muncul, lalu berkembang menjadi karya yang merefleksikan dinamika hubungan dan realitas kehidupan banyak orang.

“Ada cerita-cerita sederhana yang, ketika dijalani, terasa begitu besar. Lagu ini mencoba menangkap perasaan itu, tentang mencintai dan memahami batas-batas yang ada,” kata Sal Priadi.

Dalam pembuatan lagu, Sal Priadi memegang peran kunci, termasuk dalam menetapkan judul. Pendekatan lirik yang pribadi dan emosional membuat karya ini menawarkan narasi intim sekaligus relevan. Kedua musisi dengan gaya yang berbeda berhasil menyatukan visi, menghasilkan single yang menjadi simbol kolaborasi unik.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar untuk daftar donor darah 22 juni 2025

“Bulan Bintang, Garis Melintang” kini dapat diakses di berbagai platform streaming digital. Karya ini tidak hanya menjadi cerminan pribadi, tetapi juga ruang bagi pendengar untuk menemukan makna khusus dalam setiap nada.