KitaBersedekah
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat

Published Oktober 25, 2026 · Updated Oktober 25, 2026 · By Joko Permata - kitabersedekah.com

Foto : Joko Permata - kitabersedekah.com

Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Sulsel

Kitabersedekah.com – Usai Pindah Dari Golkar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Sulawesi Selatan periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa atau Musdalub Partai Demokrat di Makassar pada Sabtu, 24 Oktober.

Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menjadi satu-satunya calon ketua dalam forum tersebut. Seluruh pemilik hak suara menyatakan dukungan, sehingga pemilihan tidak berlangsung melalui persaingan antarcalon. Keputusan aklamasi itu menandai awal kepemimpinan baru Demokrat Sulawesi Selatan.

Dukungan Penuh dari Pemilik Hak Suara

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menyampaikan bahwa Munafri memperoleh persetujuan dari 27 pemilik suara. Suara tersebut berasal dari unsur DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, 24 Dewan Pimpinan Cabang tingkat kabupaten dan kota, organisasi sayap partai, serta Dewan Pimpinan Pusat.

Dukungan menyeluruh itu membuat proses Musdalub berjalan dengan satu keputusan. Dalam sidang pleno, Munafri juga dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi untuk memimpin struktur Partai Demokrat di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Usai Pindah Dari Golkar Wali Kota Makassar ini kemudian mendapat mandat untuk mengarahkan organisasi Demokrat Sulsel dalam lima tahun mendatang. Ia menggantikan Ni’matullah Erbe yang sebelumnya memimpin DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode.

Target Pembentukan Kepengurusan Baru

Setelah ditetapkan sebagai ketua, Munafri diberi waktu 30 hari untuk menyusun kepengurusan baru. Proses itu akan dilakukan bersama tim formatur yang bertugas menyiapkan struktur organisasi sesuai kebutuhan Partai Demokrat Sulawesi Selatan.

Pembentukan pengurus menjadi agenda awal yang penting karena struktur baru akan menopang kerja organisasi di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Tim formatur akan menyusun komposisi kepengurusan berdasarkan rancangan dari DPP Partai Demokrat sekaligus mempertimbangkan kebutuhan organisasi daerah.

Penataan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengisian jabatan internal. Demokrat Sulsel juga perlu memastikan setiap pengurus memiliki peran jelas dalam menjalankan konsolidasi, membangun koordinasi antarkader, serta memperkuat hubungan antara DPD, DPC, organisasi sayap, dan unsur pusat.

Munafri Arifuddin terpilih aklamasi setelah mendapat dukungan dari seluruh 27 pemilik hak suara dalam Musdalub Partai Demokrat Sulawesi Selatan.

Perjalanan Politik Munafri Arifuddin

Sebelum bergabung dengan Partai Demokrat, Munafri dikenal sebagai kader Partai Golkar. Peralihan politiknya menjadi perhatian publik karena berlangsung ketika ia juga mengemban tugas sebagai kepala daerah di Kota Makassar.

Dalam Pilkada Makassar 2024, Munafri maju bersama Aliyah Mustika Ilham. Pasangan tersebut terpilih untuk memimpin Kota Makassar pada periode 2025–2030. Kini, selain menjalankan tugas sebagai wali kota, Munafri juga memegang tanggung jawab politik sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan.

Dua peran tersebut berada dalam ruang kerja yang berbeda. Sebagai wali kota, Munafri memimpin penyelenggaraan pemerintahan Kota Makassar bersama wakil wali kota. Sebagai ketua DPD, ia bertugas memimpin pengorganisasian kader, pembentukan kepengurusan, dan konsolidasi Partai Demokrat di Sulawesi Selatan.

Konsolidasi Demokrat Sulsel Jadi Pekerjaan Awal

Usai Pindah Dari Golkar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadapi pekerjaan awal berupa penataan organisasi. Konsolidasi internal diperlukan agar struktur partai dapat bekerja lebih terarah dan seluruh tingkatan kepengurusan memiliki koordinasi yang kuat.

Keberadaan 24 DPC kabupaten dan kota yang memiliki hak suara dalam Musdalub menunjukkan luasnya jaringan organisasi Demokrat di Sulawesi Selatan. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu membangun komunikasi yang efektif dengan struktur daerah serta organisasi sayap partai.

Penetapan melalui aklamasi memberi Munafri mandat yang kuat untuk memulai masa kepemimpinannya. Namun, pembentukan kepengurusan dalam tenggat 30 hari akan menjadi tahap penting yang menentukan ritme kerja Demokrat Sulsel hingga akhir masa jabatan 2031.

FAQ Munafri Arifuddin Ketua Demokrat Sulsel

Siapa Munafri Arifuddin?

Munafri Arifuddin atau Appi adalah Wali Kota Makassar periode 2025–2030. Ia terpilih menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan periode 2026–2031 melalui Musdalub.

Bagaimana Munafri Arifuddin terpilih?

Munafri terpilih secara aklamasi karena menjadi satu-satunya calon dan memperoleh dukungan dari seluruh 27 pemilik hak suara dalam Musdalub Partai Demokrat Sulawesi Selatan.

Berapa lama waktu pembentukan pengurus baru Demokrat Sulsel?

Munafri bersama tim formatur diberi tenggat 30 hari untuk menyusun jajaran kepengurusan baru DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan.

Related Reading