KESDM targetkan formula baru harga patokan mineral April ini

KESDM Targetkan Perubahan Formula Harga Patokan Mineral April 2026

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) sedang menganalisis penyesuaian mekanisme penentuan harga patokan mineral (HPM). Rencananya, formula baru ini akan diimplementasikan pada bulan April tahun ini. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyatakan bahwa kajian terkait perubahan tersebut telah hampir selesai dan diharapkan dapat diterapkan segera.

Harga Patokan Mineral Sebagai Dasar Penghitungan

Menurut laman resmi Kementerian ESDM, harga patokan mineral logam (HPM Logam) berfungsi sebagai batas minimum dalam perhitungan kewajiban pembayaran iuran produksi bagi pemegang IUP Operasi Produksi Mineral Logam dan IUPK Operasi Produksi Mineral Logam. Selain itu, HPM juga menjadi patokan untuk penjualan bijih nikel, dengan perhitungan berdasarkan formula tertentu dan mengacu pada Harga Mineral Acuan (HMA) yang ditetapkan oleh Menteri.

“Kajiannya sudah hampir selesai. Mudah-mudahan bulan ini sudah bisa kita terapkan demikian,” kata Tri Winarno dalam acara “Unlocking Growth in The Middle Income Trap” di Jakarta, Selasa.

Formula penetapan HPM Logam mencakup beberapa variabel, seperti kadar mineral logam, konstanta, HMA, faktor korektif, biaya pengolahan, tarif pemurnian, serta logam yang diterima. Tri menjelaskan bahwa harga patokan saat ini masih menjadi acuan dalam transaksi, meski tidak sepenuhnya merefleksikan kondisi pasar yang nyata.

“Harus diakui bahwa nikel yang dijual saat ini menggunakan harga patokan mineral yang menjadi acuan pemerintah, di mana itu adalah acuan terendah yang harus dilakukan untuk transaksi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri menyebutkan bahwa harga patokan mineral kini tidak lagi mewakili harga pasar. Kebutuhan untuk merevisi HPM terus didorong, terutama karena adanya harga premium yang terpisah dari patokan dasar. Premium ini, menurutnya, seharusnya dimasukkan sebagai komponen dalam perhitungan royalti, bukan hanya sebagai pendapatan tambahan.