Thailand nyatakan tiga pelaut Mayuree Naree meninggal di Selat Hormuz

Thailand Nyatakan Tiga Pelaut Mayuree Naree Meninggal di Selat Hormuz

Bangkok, Rabu (8/4) – Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, mengungkapkan bahwa tiga pelaut asal Thailand yang berada di kapal kargo Mayuree Naree meninggal setelah kapal tersebut mengalami serangan rudal di Selat Hormuz. Menlu Phuangketkeow mengatakan bahwa kejadian ini terjadi saat kapal sedang melintasi perairan strategis tersebut.

“Dengan rasa sedih yang dalam, saya harus mengonfirmasi bahwa tiga awak kapal Thailand yang masih berada di atas Mayuree Naree, yang menjadi korban rudal dan terbakar, telah wafat,” ungkapnya kepada para jurnalis.

Kapal kargo Mayuree Naree diterjang rudal pada 11 Maret lalu, saat melintasi Selat Hormuz. Serangan mengenai ruang mesin, tempat tiga pelaut itu berada. Mereka tidak bisa menyelamatkan diri bersama awak kapal lainnya. Kapal terbenam ke arah pantai Iran dan akhirnya terdampar dekat salah satu pulau di wilayah tersebut.

Personel penyelamat Iran berhasil menemukan jenazah tiga warga negara Thailand yang tewas akibat serangan. Sementara itu, 20 awak kapal yang selamat dibawa pulang oleh anggota Angkatan Laut Oman bekerja sama dengan Angkatan Laut Kerajaan Thailand. Menlu Phuangketkeow menyebut kejadian ini sebagai contoh kerja sama diplomatik internasional antara Thailand dan negara-negara lain.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti