Kebijakan Baru: Kemendikdasmen: Roadmap bersama ASEAN jadi panduan perkuat PAUD

Kemendikdasmen: Roadmap Bersama ASEAN-SEAMEO Jadi Panduan Perkuat PAUD

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis dokumen strategis yang disusun bersama organisasi internasional ASEAN-SEAMEO tentang Pendidikan dan Pengasuhan Anak Usia Dini di Asia Tenggara. Dokumen ini diharapkan menjadi landasan bagi negara-negara kawasan dalam meningkatkan kualitas PAUD secara holistik.

“Ini adalah komitmen kami untuk memastikan setiap anak di Asia Tenggara memiliki akses ke PAUD yang berkualitas, inklusif, dan menyeluruh,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Gogot Suharwoto saat peluncuran peta jalan di Jakarta, Kamis.

Keterlibatan berbagai pihak di tingkat regional menjadi elemen penting dalam pembuatan roadmap tersebut. Pendekatan yang diambil menekankan kolaborasi lintas sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, gizi, serta perlindungan anak. Dengan cara ini, pengembangan PAUD tidak hanya fokus pada satu aspek tetapi mencakup keseluruhan dimensi.

Dokumen ini berdasarkan Deklarasi Pemimpin ASEAN tentang transformasi PAUD yang dipimpin Indonesia pada 2023. Deklarasi tersebut bertujuan menyelaraskan kebijakan pendidikan usia dini yang sebelumnya masih mengalami kesenjangan, baik dalam akses maupun mutu layanan.

SEAMEO CECCEP, organisasi yang menggarap PAUD dan pengasuhan di Asia Tenggara, menjadi mitra kunci dalam proses penyusunan roadmap. Gogot menekankan bahwa roadmap ini bukan sekadar komitmen bersama, tetapi juga pedoman operasional yang bisa diimplementasikan ke berbagai kebijakan, program, serta investasi masing-masing negara.

Selain itu, roadmap ini mendorong peningkatan komitmen pembiayaan dan kebijakan pengembangan PAUD. Tujuannya adalah agar investasi pada anak usia dini memberikan dampak jangka panjang terhadap sumber daya manusia di kawasan. Dengan panduan ini, negara-negara ASEAN diharapkan dapat memperluas akses serta meningkatkan kualitas layanan PAUD secara terukur.