Gubernur pastikan kesiapan fasilitas Piala AFF

Gubernur pastikan kesiapan fasilitas Piala AFF

Gubernur pastikan kesiapan fasilitas Piala AFF – Dari Medan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa semua fasilitas telah siap untuk menyambut ajang sepak bola internasional Piala AFF U19, yang akan digelar pada 1 hingga 14 Juni 2026. Ia menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyediakan layanan terbaik, bahkan di atas standar yang diharapkan. “Kita akan menjamin fasilitas terbaik, bahkan melebihi standar yang diharapkan. Pemerintah kota dan kabupaten juga bekerja sama secara aktif agar acara ini berjalan sukses,” ujar Bobby setelah acara pengundian grup di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis. Kesiapan ini dianggap penting karena event yang diikuti oleh 11 negara di Asia Tenggara plus Australia akan menarik perhatian dunia.

Kesiapan Infrastruktur dan Kerja Sama

Bobby menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah mengalokasikan tiga lokasi utama untuk pertandingan, yaitu Stadion Utama Sumut, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Dispora. “Semua fasilitas tersebut telah diperbaiki dan siap digunakan. Kami yakin akan menjamin kenyamanan bagi para pemain dan penonton,” lanjutnya. Ia menekankan bahwa persiapan dilakukan secara kolaboratif, melibatkan PSSI (Persatuan Sepak bola Indonesia) dan pemerintah daerah. “Kerja sama ini memastikan turnamen bisa berjalan tanpa hambatan,” kata Bobby, yang mengakui pentingnya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kita bekerja sama dengan PSSI dan Bapak Wali Kota Rico Waas untuk memastikan penyelenggaraan berjalan maksimal,” ujar Bobby, yang juga menyoroti peran Medan sebagai kota penyelenggara. Kota ini dikenal memiliki sejarah sepak bola yang kuat dan basis suporter yang luas, sehingga menjadi lokasi strategis untuk event bergengsi ini. Kesiapan infrastruktur dianggap sebagai salah satu kunci sukses dalam menarik partisipasi atlet dari berbagai negara serta menjaga kualitas pertandingan.

Dalam pengundian grup, Indonesia tergabung dalam Grup A yang melibatkan Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar. Sementara itu, Grup B diisi oleh Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup C meliputi Australia, Kamboja, dan Filipina. “Total pertandingan yang akan dilaksanakan sebanyak 19 laga, dengan pembagian tim yang seimbang,” jelas Bobby. Ia berharap pengundian ini memberi peluang bagi tim nasional Indonesia untuk menunjukkan performa terbaiknya di ajang tersebut.

“Kita harus bisa menunjukkan mental juara. Kita tidak takut siapa pun lawannya,” kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI. Ia mengatakan bahwa meskipun Indonesia berada di grup yang kompetitif, tim nasional memiliki potensi untuk meraih hasil maksimal. Erick juga memuji dukungan pemerintah provinsi dan kota dalam memastikan keberhasilan turnamen. “Ini menjadi kesempatan baik untuk menegaskan keunggulan sepak bola Indonesia di kancah internasional,” tambahnya.

Presiden AFF Khiev Sameth memberikan apresiasi terhadap kesiapan Sumatera Utara. “Kami melihat dukungan pemerintah yang besar di sini. Medan juga memiliki sejarah sepak bola yang kuat, basis suporter yang besar, serta antusiasme masyarakat yang tinggi,” ucap Sameth. Ia menilai faktor-faktor tersebut akan menjadi keuntungan signifikan bagi penyelenggaraan Piala AFF U19. “Kami percaya Sumut mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan,” lanjutnya.

Kendala dan Harapan

Bobby Nasution juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantisipasi berbagai tantangan selama persiapan. “Kita melibatkan berbagai pihak, termasuk tim teknis, petugas keamanan, dan masyarakat setempat, untuk memastikan semua aspek terpenuhi,” katanya. Dalam menyiapkan venue, selain memperbaiki fasilitas, juga dilakukan penguasaan teknis seperti pengaturan akomodasi pemain, pelatih, dan ofisial. “Kita ingin menjamin pengalaman yang luar biasa bagi seluruh peserta dan penonton,” tambah Bobby.

“Kita mempersiapkan ini bersama PSSI, bersama Pak Wali Kota Rico Waas, kita memastikan penyelenggaraan ini berjalan sebaik-baiknya,” ujar Bobby, yang juga menyoroti peran aktif pemerintah daerah. Dukungan ini tidak hanya berupa dana tetapi juga koordinasi dalam memastikan infrastruktur kota dan lingkungan sekitarnya dapat mendukung keberhasilan event. “Kerja sama yang solid adalah prinsip utama dalam mencapai tujuan ini,” katanya.

Piala AFF U19 diharapkan menjadi ajang yang mampu mengangkat citra sepak bola Indonesia di tingkat internasional. Bobby Nasution berharap event ini juga memberi dampak positif terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam bidang olahraga dan pariwisata. “Dengan adanya Piala AFF, kita bisa menunjukkan kemajuan Sumut dalam menyiapkan event besar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa fasilitas yang disiapkan telah melewati beberapa tahap evaluasi untuk memastikan kualitasnya.

Dalam kaitan dengan kesiapan, Bobby Nasution menyebutkan bahwa pihaknya telah meninjau kembali semua aspek, termasuk ketersediaan perangkat teknis, transportasi, dan sistem komunikasi. “Kita tidak hanya memikirkan fasilitas fisik, tetapi juga sumber daya manusia yang