ISNU Jatim cetak puluhan juru sembelih halal profesional
ISNU Jatim Cetak Puluhan Juru Sembelih Halal Profesional
ISNU Jatim cetak puluhan juru sembelih – Dalam upayanya meningkatkan kualitas sektor hulu industri halal, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur kembali menggelar pelatihan dan uji kompetensi untuk mencetak puluhan juru sembelih halal profesional. Acara ini diadakan di Surabaya, dengan partisipasi peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Dengan adanya program ini, ISNU Jatim berharap mampu memenuhi kebutuhan tenaga penyembelih yang memiliki sertifikasi resmi, yang selama ini masih terbatas di tingkat nasional.
Program Pelatihan yang Terstruktur
Pelatihan juru sembelih halal yang digagas ISNU Jatim ini melibatkan 35 orang pengurus Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) ISNU se-Jawa Timur. Mereka mengikuti program selama dua hari, Sabtu-Minggu (2–3 Mei), di Surabaya Suites Hotel. Proses pelatihan tidak hanya berupa pembelejaran teori tentang penyembelihan sesuai syariat Islam dan standar teknis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian Surabaya.
Salah satu tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta tentang prosedur penyembelihan yang memenuhi kriteria halal, termasuk penggunaan alat yang steril, teknik pemotongan yang tepat, serta pengamatan terhadap kesempurnaan ibadah dalam setiap proses. Selain itu, para peserta juga diberikan pembelajaran tentang manajemen waktu, pengendalian suhu, dan pengawasan kualitas daging yang merupakan aspek penting dalam industri halal modern.
Uji kompetensi yang diadakan sebagai bagian dari program ini dijalankan oleh asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta yang lolos akan mendapatkan sertifikasi yang sah, sehingga bisa diakui secara nasional. “Dengan sertifikasi ini, para peserta akan lebih percaya diri dalam menjalankan tugasnya sebagai juru sembelih halal, karena telah memenuhi standar yang ketat,” terang Muhammad Dawud, Sekretaris Pengurus Wilayah ISNU Jawa Timur, dalam keterangan di Surabaya, Senin.
“Program seperti ini sangat penting untuk menjaga konsistensi kualitas industri halal di Jawa Timur, terutama dalam mewujudkan kepastian produk halal bagi masyarakat,” kata Dawud.
Menurutnya, keberadaan juru sembelih halal profesional juga menjadi pilar dalam memperkuat ekosistem industri halal, yang kini menjadi primadona di tengah meningkatnya permintaan konsumen akan produk yang halal. “Juru sembelih yang terlatih akan membantu mempercepat proses verifikasi halal dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap keaslian produk,” imbuhnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, ISNU Jatim telah menyelenggarakan program serupa untuk menjamin keahlian para penyembelih halal. Selain itu, lembaga ini juga bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyebarkan pengetahuan tentang standar penyembelihan hewan, khususnya bagi para peternak dan pengusaha di sektor hulu. “Kami terus berupaya memberdayakan anggota ISNU dengan kompetensi yang memadai, baik secara teknis maupun spiritual,” ujar Dawud.
Hasil pelatihan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan jumlah juru sembelih halal profesional di Jawa Timur. Dengan demikian, ISNU Jatim berharap dapat menjawab tantangan dalam memenuhi kebutuhan pasar yang semakin besar terhadap produk halal. “Selain menjadi tenaga penyembelih, mereka juga bisa menjadi pengawas atau pelatih bagi juru sembelih lainnya di daerahnya masing-masing,” tutup Dawud.
