Special Plan: ZTE dan XLSMART luncurkan pusat inovasi di Jakarta

ZTE dan XLSMART luncurkan pusat inovasi di Jakarta

Special Plan – Jakarta, 12 Mei 2023 – Perusahaan teknologi ZTE dan XLSMART meluncurkan Pusat Inovasi bersama di Jakarta, sebagai upaya mendukung kemajuan bidang 5G-A dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Lokasi pusat ini berada di kantor ZTE Indonesia, yang terletak di The East Building, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Sebagai wadah kolaborasi, pusat ini dirancang untuk menjadi platform inovatif yang memfasilitasi pengujian penerapan teknologi di lingkungan nyata, sekaligus mengeksplorasi model bisnis baru berbasis 5G-A di berbagai sektor industri nasional.

Platform terbuka untuk ekosistem digital

Sejumlah perusahaan dan institusi terkemuka hadir dalam acara peluncuran ini, menunjukkan pentingnya inisiatif tersebut bagi peta jalan transformasi digital Indonesia. Pusat Inovasi ini juga diharapkan menjadi ruang terbuka bagi pengembangan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pasar lokal. Melalui kerja sama antara pelaku industri, lembaga akademis, serta mitra ekosistem, fasilitas ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dalam mengadaptasi inovasi global sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Indonesia.

Peluncuran pusat inovasi dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari pemerintah, sektor telekomunikasi, dan kawasan ekonomi. Hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia Nezar Patria, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta tokoh bisnis seperti Franky Oesman Widjaja, Chairman Sinarmas Telecommunication & Technology. Selain itu, hadir pula Zhang Jianpeng, Presiden ZTE Corporation untuk Asia-Pasifik dan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), Sun Shangbin, Ketua Umum Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia, dan Direktur Kereta Cepat KCIC Zhang Ming.

“Pusat Inovasi ini menandai langkah strategis dalam upaya XLSMART memperkuat ekosistem digital Indonesia,” ujar Shurish Subbramaniam, Direktur dan Chief Technology Officer (CTO) XLSMART. Ia menambahkan, kolaborasi dengan ZTE akan mempercepat adopsi teknologi 5G-Advanced dan AI, sekaligus membuka peluang bisnis baru serta meningkatkan daya saing digital negara ini di kawasan Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari komitmen bersama, ZTE dan XLSMART menyebutkan bahwa pusat inovasi ini akan menjadi rujukan regional bagi inovasi telekomunikasi di ASEAN. Dengan menggabungkan pengalaman teknologi global ZTE dan wawasan pasar lokal XLSMART, pusat ini berharap mampu mendorong peningkatan infrastruktur digital yang lebih efisien, cerdas, dan berkelanjutan.

Kemitraan antara dua perusahaan ini dianggap krusial untuk mempercepat transformasi digital Indonesia. Richard Liang, Presiden Direktur ZTE Indonesia, mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam penerapan teknologi di kawasan ASEAN. “Pusat Inovasi ini akan mengintegrasikan inovasi global ZTE dengan kebutuhan lokal, sehingga mampu menciptakan solusi yang relevan dan berdampak luas,” tambahnya.

Teknologi inti yang menjadi fokus

Pusat Inovasi ini menyajikan sejumlah teknologi inti, termasuk optimisasi jaringan berbasis AI, konektivitas 5G-Advanced dengan latensi rendah, infrastruktur digital yang hemat energi, serta penelitian terhadap teknologi komunikasi masa depan. Fokus pada teknologi-teknologi ini diharapkan bisa membantu pemerintah dan sektor swasta dalam mencapai tujuan transformasi digital yang lebih cepat dan lebih mandiri.

Optimisasi jaringan berbasis AI, misalnya, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan komunikasi dan mengurangi biaya operasional. Sementara konektivitas 5G-Advanced dengan latensi rendah diperkirakan bisa mendukung aplikasi yang membutuhkan kecepatan tinggi, seperti otomatisasi industri, kesehatan digital, dan layanan hiburan interaktif. Infrastruktur digital hemat energi akan berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan teknologi.

Di sisi lain, penelitian terhadap teknologi komunikasi masa depan, seperti 6G dan teknologi AI yang lebih canggih, menjadi bagian dari upaya mempersiapkan Indonesia untuk era digital yang semakin dinamis. Shurish menjelaskan bahwa teknologi-teknologi ini tidak hanya mengubah cara berkomunikasi, tetapi juga mengubah pola kerja dan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

“Kehadiran pusat ini menunjukkan bahwa XLSMART berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi digital di kawasan ASEAN,” kata Shurish. Ia menekankan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat ekosistem teknologi dalam menghadapi tantangan global.

Menurut Richard Liang, penerapan 5G-A dan AI di Indonesia tidak hanya berdampak pada sektor telekomunikasi, tetapi juga pada bidang transportasi, kesehatan, pendidikan, dan pertanian. “Kerja sama ini membuka peluang untuk mengembangkan layanan berbasis teknologi yang bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Peluncuran pusat inovasi ini menunjukkan komitmen ZTE dan XLSMART untuk menjadi bagian dari transformasi digital nasional. Dengan dukungan dari pemerintah dan lembaga internasional, dua perusahaan ini berharap bisa menciptakan dampak yang signifikan dalam waktu dekat. Selain itu, pusat ini juga akan menjadi tempat pertemuan ide-ide kreatif, serta wadah bagi pengembangan solusi yang berkelanjutan.

Sejumlah pemangku kepentingan mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah awal dalam membangun ekosistem digital yang lebih solid. Wang Lutong, Duta Besar Tiongkok, menyebut bahwa kolaborasi antara Tiongkok dan Indonesia di bidang teknologi menjadi pilar penting dalam penguatan ekonomi digital kawasan. “Dengan adanya pusat inovasi ini, Tiongkok dan Indonesia bisa memperkuat hubungan bilateral, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi digital di kawasan,” imbuhnya.

Kedua perusahaan juga berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dalam skala nasional maupun internasional. “Kita berharap pusat ini menjadi titik awal untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang unggul dalam penerapan teknologi digital,” pungkas Richard Liang. Dengan pengembangan yang terus berjalan, Pusat Inovasi ini diperkirakan bisa menjadi contoh bagi negara lain dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kehidupan sehari-hari secara efektif.