Sesak napas jadi penyebab empat pekerja bangunan tewas di Jaksel
Sesak Napas Jadi Penyebab Empat Pekerja Bangunan Tewas di Jaksel
Jakarta – Polisi mengungkapkan penyebab kematian empat pekerja bangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang diketahui terjadi karena sesak napas. Menurut Kompol Nurma Dewi, Kapolsek Jagakarsa, insiden tersebut berujung pada kematian empat orang setelah mereka jatuh ke dalam penampungan air di lantai dasar.
“Penyebab kematian empat korban adalah sesak napas,” jelas Nurma saat diwawancara di Jakarta, Selasa.
Korban terjatuh ke dalam lubang yang memiliki kedalaman tiga meter, namun tidak mengalami luka fisik. Dari pemeriksaan jenazah, disimpulkan bahwa mereka jatuh akibat menghirup gas yang berasal dari tangki air. Polisi masih meneliti jenis gas tersebut untuk memastikan dampaknya.
“Mereka jatuh dan sesak napas karena saling membantu rekan-rekan mereka,” tambah Nurma.
Sementara itu, tiga korban lain yang mengalami kesulitan bernapas dan dirawat di RS Polri kini telah membaik. “Kondisi tiga orang yang dirawat sudah stabil,” ujar Nurma.
Kronologi Insiden
Kejadian berawal pada Jumat (3/4) pukul 10.00 WIB, saat dua pekerja diminta mandor untuk menguras penampungan air bersih di lantai dasar. Selama proses pembongkaran penutup penampungan, korban jatuh ke dalam lubang. Meski berusaha ditolong rekan kerjanya, tidak ada penggunaan alat keselamatan. Akibatnya, tiga rekan ikut terjatuh.
Insiden ini menyebabkan empat pekerja meninggal dunia dan tiga orang mengalami sesak napas karena paparan hawa panas serta aroma dari tangki air. Setelah dibawa ke Rumah Sakit Pasar Rebo, para korban dinyatakan meninggal oleh dokter UGD.
Data Korban
Korban meninggal dunia terdiri dari YN (32) dari Subang, MW (62) dari Cianjur, TS (63) dan MF (19) asal Bandung Barat. Sementara tiga korban yang mengalami sesak napas, yaitu UJ (41), SN (63), dan AJ (47), merupakan warga Purwakarta.
