Special Plan: China catat lonjakan konsumsi baru saat liburan Hari Buruh
China Catat Peningkatan Konsumsi Baru Selama Liburan Hari Buruh
Special Plan – Dalam masa liburan Hari Buruh, yang berlangsung lima hari di Tiongkok mulai Jumat (1/5), tren konsumsi baru mulai terlihat. Di Chengdu, Provinsi Sichuan, satu gym berbasis es yang bernama ICE PANDA menjadi tempat favorit bagi generasi muda yang ingin mencoba aktivitas pendakian yang berbeda. Pencinta gunung Zhao Hairui, yang berpengalaman menaklukkan gunung salju, memutuskan untuk mencoba panjat es dalam ruangan (indoor ice climbing) secara pertama kalinya. Perjalanan ke sana membutuhkan waktu sekitar empat jam dari kota asalnya di bagian timur laut Tiongkok.
Kesenangan di Bawah Langit Es
“Saya datang ke sini khusus untuk mengalami sesuatu yang baru,” ujar Zhao. Gym tersebut, yang diresmikan pada Januari tahun ini, disebut sebagai pusat panjat es pertama di Tiongkok, menurut laporan Xinhua. Aktivitas ini biasanya dianggap sebagai olahraga ceruk, tetapi selama liburan, tempat tersebut dipenuhi pengunjung yang ingin merasakan sensasi memanjat jalur es. Jumlah reservasi harian mencapai lebih dari 40 orang, mendekati kapasitas maksimal.
Menurut Wajie, kepala ICE PANDA, sebagian besar pengunjung berasal dari luar daerah Sichuan. “Banyak dari mereka membawa koper dan langsung memulai sesi memanjat setelah menitipkan barang di konter,” katanya. Aktivitas ini menawarkan tantangan yang berbeda dari pendakian biasa, terutama bagi pemula yang bisa memilih lereng yang lebih lembut. Gyms seperti ini menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menggabungkan kebugaran dengan hiburan.
Perubahan Perilaku Konsumen
Menurut data dari Administrasi Umum Olahraga (GAS) Tiongkok, hingga awal April 2025, lebih dari 400 juta orang terlibat dalam kegiatan luar ruangan. Kelompok usia muda dan paruh baya menjadi konsumen utama, mencerminkan pergeseran preferensi terhadap pengalaman langsung. ICE PANDA berharap dapat menarik lebih dari sekadar penyuka panjat gunung, tetapi juga masyarakat umum yang ingin menjajal kegiatan yang dinilai menantang dan menyenangkan.
Biaya untuk pengalaman pertama di ICE PANDA adalah 498 yuan (sekitar 73 dolar AS), yang mencakup satu jam sesi, instruksi privat, dan perlengkapan lengkap. Meski harga ini dianggap relatif tinggi, Zhao menganggapnya sepadan. “Sekarang orang lebih memilih menghabiskan uang untuk aktivitas yang bisa mereka ikuti secara langsung,” tambahnya. Pengalaman berada di puncak lereng es, yang dilakukan dengan bimbingan, memberinya rasa pencapaian yang luar biasa.
Kesenangan bersama Hewan Peliharaan
Selain itu, tren liburan yang melibatkan hewan peliharaan juga semakin populer. Menurut buku putih industri hewan peliharaan yang dirilis Januari tahun lalu, sebanyak 69 persen pemilik kucing dan anjing di wilayah perkotaan Tiongkok berusia 1990-an atau 2000-an. Dengan lebih dari 126 juta hewan peliharaan di perkotaan Tiongkok pada 2025, sebagian besar pemiliknya ingin mengajak hewan kesayangan mereka dalam perjalanan.
Menjelang liburan Hari Buruh, tayangan langsung oleh Li Jiaqi, pemandu siaran streaming e-commerce ternama, menampilkan lebih dari 120 produk untuk hewan peliharaan. Produk-produk tersebut mencakup perlengkapan perjalanan, bantal hiburan, dan alat untuk menghibur hewan selama liburan. Tayangan ini menarik perhatian lebih dari 10 juta penonton, menunjukkan minat yang tinggi terhadap aktivitas yang menekankan kenyamanan dan kebersamaan.
Perkembangan Teknologi dalam Perjalanan
Tren ini juga berdampak pada permintaan akan alat penyewaan. Pada platform rrzu.com, penyewaan daring, prapemesanan untuk liburan Hari Buruh meningkat hingga 58 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Barang yang paling diminati termasuk kamera, drone, gimbal genggam, dan lensa telefoto. Kebanyakan pesanan dilakukan oleh konsumen di bawah usia 30 tahun.
Dengan harga sewa sekitar 650 yuan untuk empat hari sebuah kamera Sony full-frame beserta lensa, banyak orang memilih menyewa alat daripada membeli. “Ini adalah pilihan yang efisien untuk mengakses teknologi canggih tanpa perlu menghabiskan uang besar,” kata pengguna platform tersebut. Teknologi seperti drone dan kamera membantu para penggemar fotografi menangkap momen liburan dengan lebih berkualitas.
Kesimpulan: Liburan yang Berbeda
Liburan Hari Buruh 2025 menjadi momentum penting dalam mengubah cara masyarakat Tiongkok berkonsumsi. Dari aktivitas pendakian es hingga perjalanan bersama hewan peliharaan, kebutuhan akan pengalaman baru terus meningkat. Menurut sumber dari Meitone, perusahaan di balik siaran langsung Li Jiaqi, permintaan terhadap perjalanan santai dan keinginan untuk menyertakan hewan peliharaan dalam rencana liburan mencerminkan pergeseran nilai budaya yang semakin inklusif.
Perkiraan 1,52 miliar perjalanan lintas daerah selama liburan ini menunjukkan bahwa masyarakat Tiongkok kini lebih mementingkan kepuasan pribadi dan kebersamaan. Dengan adanya fasilitas seperti gym es dan platform penyewaan, konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk memenuhi hasrat mereka. Semua ini membentuk pola baru dalam kehidupan sehari-hari, di mana kesenangan dan aktivitas fisik menjadi bagian penting dari rutinitas.
Liburan Hari Buruh bukan hanya momen untuk istirahat, tetapi juga kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan keinginan yang lebih luas. Dari tarif yang relatif tinggi untuk pengalaman mendaki es hingga biaya sewa alat canggih, tren ini menggambarkan bagaimana konsumen kini bersedia mengeluarkan uang untuk pengalaman yang unik. Selain itu, liburan juga menjadi ajang bagi mereka yang ingin mengeksplorasi dunia dengan pendekatan yang lebih personal.
Dengan adanya kebijakan yang mendukung pengembangan olahraga dan aktivitas kreatif, Tiongkok terus berinovasi dalam cara masyarakat memanfaatkan waktu liburan. Banyak yang menganggap ini sebagai jalan untuk meningkatkan kualitas hidup, menjelajahi hal-hal baru, dan membangun memori yang tak terlupakan. Semua faktor ini membentuk tren konsumsi yang menarik dan dinamis, di mana kepuasan dan pengalaman menjadi acuan utama.
