Kapolri minta Polda DIY beri pelayanan optimal bagi masyarakat

Kapolri Dorong Polda DIY Perkuat Pelayanan Kepolisian untuk Masyarakat

Kapolri minta Polda DIY beri pelayanan – Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan layanan yang maksimal bagi seluruh warga. Ia menekankan bahwa kehadiran Polda DIY harus menjadi penguatan kinerja polisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah keterangan resmi yang diterima di Jakarta, pada hari Minggu.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengungkapkan bahwa pembangunan Markas Polda DIY telah diresmikan sebagai bagian dari visi “Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono.” Ia menjelaskan, tajuk ini bertujuan untuk menciptakan institusi kepolisian yang lebih presisi, berdaya, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif. Menurut Sigit, inisiatif ini tidak hanya menandai pengembangan fisik gedung, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk memperkuat fungsi pelayanan kepolisian di tengah masyarakat.

“Kedepan, kita berharap Polda DIY bisa menjadi contoh dalam memberikan layanan yang optimal kepada Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya yang dikenal sebagai kota budaya, kota wisata, dan kota pendidikan,” ujar Sigit.

Sigit menegaskan bahwa pembangunan Markas Polda DIY merupakan bentuk kolaborasi yang erat antara Kepolisian dengan berbagai pemangku kepentingan. Ia menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah (Pemprov) DIY selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, pengembangan gedung ini tidak hanya menjadi simbol keberadaan kepolisian, tetapi juga melambangkan komitmen untuk menjadi lebih dekat dan dicintai oleh masyarakat.

Menyikapi hal ini, Sigit menekankan bahwa seluruh jajaran Polda DIY harus memahami bahwa gedung baru tersebut adalah amanah yang besar. Ia meminta kepada petugas untuk menjaga, memperbaiki, dan menjadikannya sebagai pusat keharmonisan bermasyarakat. “Gedung ini bukan hanya sebagai tempat bertugas, tetapi juga wadah untuk mendorong keindahan dan keberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bentuk pengembangan lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa Polda DIY diharapkan mampu menerapkan konsep smart city dalam pengoperasiannya. Ia menjelaskan, pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan, memanfaatkan teknologi modern, serta menjawab tantangan dinamika sosial yang semakin kompleks. “Kami juga mendapatkan amanah agar gedung tersebut bisa menjadi pusat inovasi dan keunggulan kepolisian di wilayah DIY,” tambah Sigit.

Pembangunan Markas Polda DIY, yang selesai secara resmi, diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam meraih visi pembangunan Bhayangkara Presisi. Sigit menekankan bahwa layanan kepolisian tidak lagi sekadar memenuhi tugas rutin, tetapi harus menjadi bagian dari pembangunan sosial dan ekonomi wilayah. “Dengan desain smart city, kita bisa memastikan bahwa pelayanan kepolisian selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat saat ini,” katanya.

Kolaborasi dan Tanggung Jawab Bersama

Kapolri menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Markas Polda DIY tidak terlepas dari peran serta para pihak yang terlibat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono, yang telah menitipkan amanah untuk memastikan gedung ini tidak hanya menonjolkan keberadaan fisik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan wilayah. Menurut Sigit, kolaborasi antara Polda DIY dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Dalam menyambut masa depan, Kapolri mengimbau agar jajaran Polda DIY selalu memperhatikan prinsip Tri Brata dan Catur Prasetya. Prinsip ini, yang menjadi landasan tugas kepolisian, meliputi kesetiaan, keadilan, dan kesopanan. “Dengan menjalankan prinsip tersebut, kita bisa menjadikan Polda DIY sebagai bentuk kepolisian yang profesional, berakar pada nilai-nilai kebangsaan, dan selalu dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Sigit juga menyoroti peran Polda DIY dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah yang merupakan pusat budaya dan pendidikan. Ia menegaskan bahwa masyarakat Yogyakarta memiliki harapan besar terhadap kinerja Polri, khususnya dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan keberhasilan pelayanan publik. “Kita harus menjawab harapan masyarakat dengan tindakan nyata, yang mencerminkan keunggulan dan kepercayaan mereka terhadap institusi kepolisian,” tegasnya.

Visi Masa Depan Kepolisian DIY

Dalam pernyataannya, Kapolri menyampaikan bahwa Markas Polda DIY menjadi simbol kemajuan kepolisian dalam pelayanan publik. Ia berharap gedung ini mampu menjadi tempat yang tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga mewujudkan keharmonisan antara institusi dan warga. “Keberadaan Markas Polda DIY diharapkan mendorong pengembangan pelayanan yang lebih baik, serta menjadi contoh bagi polisi lainnya di seluruh Indonesia,” imbuh Sigit.

Sigit menambahkan bahwa konsep smart city dalam desain Markas Polda DIY tidak hanya sekadar mengintegrasikan teknologi, tetapi juga menciptakan ruang yang fungsional dan efisien. Ia menyebutkan bahwa penggunaan teknologi modern dalam pelayanan kepolisian akan memungkinkan peningkatan kualitas pengawasan, kecepatan respons, dan transparansi informasi. “Kita harus memastikan bahwa setiap aspek pembangunan gedung ini selaras dengan tujuan masyarakat dan kebutuhan daerah,” katanya.

Sebagai kesimpulan, Kapolri mengingatkan bahwa jajaran Polda DIY memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni dan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap, melalui pembangunan ini, kepolisian DIY bisa menjadi contoh dalam pelayanan yang optimal dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Dengan komitmen yang sama, kita bisa menghasilkan kepolisian yang profesional, mampu memberikan keamanan, dan selalu menjaga hubungan yang baik dengan warga,” pungkas Sigit.