Today’s News: Ub juara FIBA 3×3 World Tour Chengdu 2026

Ub juara FIBA 3×3 World Tour Chengdu 2026

Today s News – Jakarta – Tim Serbia yang berlaga dalam FIBA 3×3 World Tour Chengdu 2026 berhasil memperoleh gelar juara setelah mengalahkan Liman dengan skor 21-19. Pengumuman kemenangan ini memperkuat dominasi Serbia di ajang internasional 3×3, setelah sebelumnya meraih prestasi di berbagai kompetisi regional. Menurut laman resmi FIBA 3×3, kemenangan tersebut merupakan gelar pertama pada musim ini.

Pertandingan Final Berlangsung Tegang

Laga puncak berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Liman membuka skor dengan keunggulan cepat 3-0, namun Ub tampil agresif dan bangkit melalui permainan yang lebih terorganisir. Pemimpin tim Strahinja Stojacic menjadi tokoh utama dalam mengubah arus pertandingan, memastikan timnya menguasai momentum permainan. Selama pertandingan, Ub sempat unggul 16-11 menjelang akhir babak pertama, meski Liman tidak menyerah dan terus berusaha membangkitkan semangat.

“Kemenangan ini adalah hasil dari konsistensi tim sepanjang turnamen serta keputusan strategis yang tepat dalam babak final,” kata seorang pelatih Ub setelah pertandingan.

Dalam beberapa menit terakhir, tekanan mencapai puncaknya. Liman mengejar ketertinggalan dengan ketat, sempat menyamai skor hingga hanya terpaut satu angka. Namun, Filip Kaluderovic menjadi penentu kemenangan dengan beberapa poin kritis yang memastikan Ub mempertahankan keunggulan. Kemenangan 21-19 ini tidak hanya menjadi penghargaan bagi tim, tapi juga melengkapi kemenangan mereka di ajang tersebut.

Penampilan Kaluderovic Menjadi Pemimpin

Sebelum final, Kaluderovic sudah menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang turnamen. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) karena kontribusinya yang signifikan. Pemain ini juga tampil gemilang dalam babak semifinal, mencetak 14 poin saat tim Ub mengalahkan Ulaanbaatar MMC Energy dari Mongolia. Kehadiran Kaluderovic dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam keberhasilan tim.

Di sisi lain, Jonas Foerts dari Antwerp juga menjadi sorotan dalam ajang pendukung. Ia memenangkan kontes tembakan setelah mencetak 12 poin dalam waktu lebih cepat dibanding Stefan Kojic dari Skyliners. Sementara itu, Cui Wenbo dari tim lokal menjuarai kontes slam dunk, menunjukkan kehebatan atletik di hadapan publik tuan rumah. Kedua kegiatan ini menambahkan dimensi hiburan selain pertandingan utama.

Keberhasilan Tim Serbia dan Persiapan ke Ajang Selanjutnya

Victor Ub (Ub) mengakhiri rangkaian pertandingan di Chengdu dengan dominasi yang mengesankan. Penampilan mereka tidak hanya menunjukkan kualitas individu, tetapi juga koordinasi tim yang solid. FIBA 3×3 World Tour menyediakan platform untuk atlet-atlet yang berkompetisi di tingkat internasional, dan ini menjadi momentum penting bagi Serbia untuk meraih perhatian lebih.

Kemenangan ini juga memberi pelajaran berharga bagi tim lain yang turut serta dalam turnamen. Meski Liman menunjukkan ketangguhan dalam pertandingan final, mereka tetap harus mengakui keunggulan Ub sebagai tim yang lebih matang dalam menghadapi tekanan. Stojacic, yang mencetak 12 poin dalam laga puncak, menjadi bintang utama di belakang kesuksesan tim tersebut.

FIBA 3×3 World Tour Chengdu 2026 menjadi bagian dari siklus kompetisi global yang memperlihatkan tingkat pertandingan yang seru dan kompetitif. Setelah menyelesaikan seri Chengdu, turnamen ini akan melanjutkan perjalanan ke Zadar, Kroasia, pada 15 hingga 16 Mei 2026. Pergeseran lokasi ini menunjukkan keberagaman geografis dan budaya yang terlibat dalam ajang ini.

Sebagai tim yang konsisten, Ub telah membangun reputasi sebagai salah satu favorit di berbagai kompetisi 3×3. Prestasi mereka di Chengdu menggarisbawahi kemampuan individu dan tim yang seimbang. Meski sempat kalah di babak awal, kemampuan adaptasi dan taktik yang tepat memungkinkan mereka memenangkan gelar pertama musim ini.

Penampilan Kaluderovic dianggap sebagai salah satu momen terbesar dalam sejarah tim tersebut. Ia tidak hanya menjadi penyeimbang skor di final, tetapi juga memberikan pengaruh besar dalam babak semifinal. Kombinasi antara kepiawaian Stojacic dan konsistensi Kaluderovic membuat Ub menjadi tim yang sulit dikalahkan di tengah persaingan sengit.

Dalam konteks kejuaraan, kemenangan ini juga menggambarkan pergeseran dinamis di dunia 3×3. Serbia tetap menjadi salah satu kuasa besar, tetapi kehadiran tim-tim dari negara lain menunjukkan bahwa persaingan di tingkat global semakin ketat. Kehadiran Liman sebagai lawan final memberi perhatian lebih pada pertandingan antarwakil Serbia, menambah keunikan kompetisi ini.

Kontes tembakan dan slam dunk yang diadakan selama seri Chengdu menjadi bagian dari usaha FIBA untuk memperkaya pengalaman penonton. Jonas Foerts dan Cui Wenbo berhasil menarik perhatian, menunjukkan bahwa kegiatan ekstra olahraga tetap menjadi elemen penting dalam menyemangati kompetisi. Dengan hasil tersebut, FIBA menegaskan komitmen untuk menciptakan acara yang menarik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan menjuarai FIBA 3×3 World Tour Chengdu 2026, Ub memperkuat posisi mereka sebagai tim yang mampu bersaing di tingkat internasional. Persiapan untuk seri berikutnya di Zadar akan menjadi ujian baru, tetapi hasil di Chengdu memberi mereka motivasi besar untuk tetap dominan. Kemenangan ini tidak hanya mengubah suasana turnamen, tetapi juga menciptakan kenangan tak terlupakan bagi para penggemar 3×3.