EJAE akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026
Meeting Results – Dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko, akan hadir sejumlah artis internasional yang memperkaya atmosfer acara. Salah satu nama yang mendapat sorotan adalah EJAE, penyanyi K-pop yang kini menjadi bagian dari deretan musisi ternama dalam memeriahkan momen penting ini. Ia akan tampil di Estadio Azteca, Mexico City, pada Kamis waktu setempat, bersama tenor legendaris Andrea Bocelli dan sejumlah penyanyi tamu spesial. Kehadiran EJAE menggarisbawahi peran K-pop dalam menyemarakkan gelaran sepak bola paling bergengsi di dunia.
Menyanyikan Lagu Tema Resmi Piala Dunia
FIFA mengungkapkan bahwa EJAE terpilih untuk membawakan lagu tema resmi turnamen, berjudul DNA, sebagai bagian dari pertunjukan khusus menjelang laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan. Lagu ini dianggap sebagai simbol persatuan dan semangat kerja sama yang menjadi tema utama Piala Dunia 2026. EJAE menjelaskan betapa bangganya dapat menjadi bagian dari proyek ini, terutama karena kebebasan untuk menulis lirik berbahasa Korea. “Saya merasa sangat berharga bisa menjadi bagian dari lagu resmi Piala Dunia FIFA. Ini istimewa karena saya bisa menyampaikan pesan kebudayaan Korea melalui musik yang diputar di seluruh dunia,” tutur EJAE dalam pernyataan yang diterbitkan oleh FIFA.
"Menjadi bagian dari lagu resmi Piala Dunia FIFA sangat berarti bagi saya. Ini terasa lebih istimewa karena saya dapat menulis lirik berbahasa Korea dalam lagu tersebut. Mewakili Korea di panggung ini merupakan sebuah kehormatan besar," kata EJAE.
Dalam perjalanan kariernya, EJAE membagikan kenangan unik tentang kecintaannya terhadap sepak bola. Ia bercerita bahwa salah satu momen paling berkesan dalam masa kecilnya adalah saat berada di Seoul pada Piala Dunia 2002, ketika seluruh kota bergabung dalam merayakan keberhasilan timnas Korea Selatan. Kisah itu menunjukkan keterhubungannya dengan olahraga ini, sekaligus menjelaskan alasan mengapa ia antusias mengikuti Piala Dunia 2026. “Saya masih tak bisa lupa bagaimana orang-orang yang tidak saling mengenal berkumpul di jalanan, saling berpelukan, dan membagikan kebahagiaan bersama. Itu adalah pengalaman yang menginspirasi,” tambahnya.
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diadakan secara bersama oleh tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan partisipasi dari 16 kota. Hal ini menciptakan tantangan baru dalam menghadirkan tema global yang relevan dengan berbagai budaya dan masyarakat. Lagu DNA dirancang untuk mencerminkan semangat solidaritas, persatuan, serta keberagaman yang menjadi ciri khas turnamen ini. Selain itu, lagu ini juga mencoba menangkap dinamika perjalanan sejarah sepak bola di era digital, ketika partisipasi K-pop semakin memperkaya identitas global olahraga.
Berikutnya, gelombang K-pop akan terus berlanjut di wilayah Amerika Serikat. Upacara pembukaan di Los Angeles pada Jumat waktu setempat akan menjadi panggung bagi Lisa BLACKPINK sebagai penampil utama. Ia akan berkolaborasi dengan Katy Perry, ikon pop dunia, dalam menyanyikan lagu Goals, yang menjadi bagian dari soundtrack resmi Piala Dunia. Lagu ini juga menghadirkan penampilan spesial dari penyanyi Brasil Anitta dan rapper Nigeria Rema, yang menggabungkan aliran musik pop, Latin, dan afrobeat.
K-pop memang tidak hanya menjadi fenomena dalam industri musik, tetapi juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kehidupan budaya global. Sejak tampil di Piala Dunia 2018 di Rusia, genre ini mulai dikenal sebagai bagian dari identitas olahraga. Kehadiran EJAE dan Lisa BLACKPINK menunjukkan bahwa K-pop akan terus menjadi pilar utama dalam menyampaikan pesan kebangsaan dan kebersamaan melalui musik. FIFA menyatakan bahwa kolaborasi antara penyanyi dari berbagai belahan dunia akan menciptakan pengalaman unik bagi penonton, terutama dalam memperingati sejarah turnamen yang baru saja diubah dari format tunggal menjadi multinasional.
Pertunjukan K-pop tidak hanya terbatas pada upacara pembukaan. Kehadiran mereka juga akan terasa di partai puncak. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, akan ada pertunjukan paruh waktu bergaya NFL saat laga final di New Jersey pada 19 Juli. BTS, salah satu grup K-pop terbesar, dijadwalkan menjadi penampil utama dalam acara tersebut. Nama-nama seperti mereka menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi platform global yang mengakomodasi berbagai genre musik, termasuk K-pop yang semakin menjadi bagian dari panggung internasional.
Keberagaman penyanyi dalam upacara pembukaan dan pertandingan lainnya menjadi cerminan dari visi Piala Dunia 2026 sebagai ajang olahraga yang inklusif. FIFA menekankan bahwa turnamen ini tidak hanya tentang keahlian bermain bola, tetapi juga tentang membangun ikatan antar negara melalui kegiatan budaya. EJAE dan kolaborator lainnya diharapkan dapat memperkuat kesan ini dengan musik yang memadukan keunikan Korea dengan cakupan global.
Dengan menghadirkan K-pop di beberapa acara kunci, Piala Dunia 2026 juga berusaha menggambarkan bagaimana olahraga bisa menjadi jembatan antar budaya. EJAE, Lisa BLACKPINK, dan BTS menjadi wajah dari upaya ini, menunjukkan bahwa musik dan sepak bola tidak terpisahkan dalam menghidupkan semangat persatuan. Acara yang menampilkan mereka akan menjadi momen tak terlupakan bagi penggemar K-pop dan penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Kehadiran EJAE di Meksiko menjadi bagian dari rangkaian penghargaan yang diberikan kepada musisi lokal dan internasional. Ia menjadi salah satu dari sekian banyak artis yang melibatkan diri dalam menghadirkan nuansa Asia Timur ke dalam penyelenggaraan Piala Dunia. Sementara itu, Lisa BLACKPINK dan BTS akan memberikan kontribusi besar dalam memperkuat keterlibatan masyarakat Amerika Serikat melalui keberagaman sen