Ernando

Ernando Ari Ingin Tunjukkan Layak Bela Timnas Indonesia Termasuk Lewat Ajang Piala Presiden 2026

Ernando Ari Ingin Tunjukkan Layak Bela Timnas Indonesia Termasuk Lewat Ajang Piala Presiden 2026 Ernando Ari Ingin Tunjukkan Layak Bela - Ernando Ari

Desk Ernando
Published Juli 6, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Ernando Ari Ingin Tunjukkan Layak Bela Timnas Indonesia Termasuk Lewat Ajang Piala Presiden 2026

Ernando Ari Ingin Tunjukkan Layak Bela – Ernando Ari Sutaryadi, pemain muda Persebaya Surabaya, menyatakan hasrat untuk menunjukkan kemampuannya dalam membela Tim Nasional Indonesia (Timnas) di berbagai ajang, termasuk turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Pertandingan ini direncanakan berlangsung mulai 25 Juli, menjadi kesempatan berharga bagi sang kiper untuk bangkit setelah sempat kesulitan meraih panggilan ke tim nasional dalam era John Herdman. Ernando mengungkapkan, dirinya ingin membuktikan bahwa ia layak dipertimbangkan dalam skuad Garuda, terutama setelah mengalami cedera yang mengganggu performanya sepanjang musim 2025/2026.

Panggilan Garuda yang Terbengkalai

Ernando Ari mengungkapkan frustrasi terhadap keputusan John Herdman yang tidak memberinya panggilan ke Timnas Indonesia sejak tiba di era pelatih baru tersebut. Meski aktif dalam kompetisi Super League, kiper berusia 24 tahun ini hanya mampu mengikuti dua pertandingan di akhir musim, sementara enam laga awal musimnya terlewat karena cedera. Situasi ini membuatnya semakin sulit untuk menunjukkan penampilan terbaik, sehingga keinginan untuk bermain di level internasional tetap menjadi prioritas utamanya.

Dalam sebuah wawancara, Ernando mengatakan, “Saya masih ada di sini karena mereka sudah mulai TC (Training Center), sementara izin saya karena cedera, hampir satu bulan lebih. Jadi itu salah satu alasan saya nggak dipanggil mungkin.” Pernyataan ini menunjukkan ketidaktertiban yang dirasakan oleh pemain berbakat tersebut, terutama setelah melewatkan sejumlah pertandingan penting bersama tim nasional. Terakhir kali Ernando mendapatkan panggilan ke Timnas adalah pada bulan Oktober tahun lalu, saat ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat, di bawah arahan Patrick Kluivert.

Kesiapan Timnas dan Kesempatan yang Hilang

Persiapan Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026 juga menjadi momentum krusial yang kurang diberikan kepada Ernando. Seperti yang diungkapkan, skuad Garuda kembali berkumpul di Bali pada 5 Juli, setelah sebelumnya digelar di Jakarta pada akhir Mei. Kehadiran Ernando dalam sesi pemantapan ini terbatas, karena cedera yang membuatnya sulit menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.

Menghadapi tantangan cedera, Ernando mengakui bahwa kondisi fisiknya menjadi penghalang utama untuk terus berkontribusi dalam tim nasional. “Saya sedang melewatkan masa pemulihan, jadi sulit untuk bermain secara maksimal,” tuturnya. Kondisi ini tidak hanya mengurangi partisipasinya dalam kompetisi domestik, tetapi juga memengaruhi peluangnya untuk diangkat sebagai salah satu pilihan utama kiper di Timnas. Saat ini, Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi menjadi dua nama yang dipilih Herdman untuk mengisi posisi tersebut.

Keinginan untuk Terus Berkembang

Ernando Ari tak ingin berpuas hati dengan situasi yang terjadi saat ini. Ia berharap bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia, khususnya dalam Piala Presiden 2026, sebagai ajang untuk memperlihatkan kemampuan terbaiknya. Selama musim 2025/2026, Ernando hanya bisa bermain dalam dua pertandingan Super League setelah fase awalnya terhenti karena cedera. Meski begitu, ia tetap bersungguh-sungguh untuk pulih dan kembali menunjukkan performa yang menjanjikan.

Sebagai bagian dari Persebaya Surabaya, Ernando dikenal sebagai kiper yang punya ambisi tinggi. Ia berupaya keras untuk menempatkan diri sebagai pilihan utama, tetapi di era John Herdman, persaingan di posisi kiper terasa lebih ketat. “Saya ingin terus berkembang dan menunjukkan bahwa saya bisa bermain di level yang lebih tinggi,” ujarnya. Meski demikian, Ernando yakin bahwa cedera hanya sementara dan ia akan memperbaiki kondisi fisiknya untuk memperkuat posisi di timnas.

Kemungkinan Kembalinya Ernando ke Timnas

Piala Presiden 2026 dianggap sebagai salah satu kesempatan besar bagi Ernando Ari untuk bangkit dan menunjukkan keberadaannya. Ia berharap pertandingan pramusim ini bisa menjadi jembatan untuk kembali diberi kepercayaan oleh pelatih Timnas. “Ini merupakan ajang yang bisa menjadi titik balik bagi saya, terutama karena banyak pemain lain juga berusaha menunjukkan kemampuan terbaik,” katanya.

Ernando mengakui bahwa proses pemulihan dari cedera masih memakan waktu, tetapi ia yakin dirinya bisa kembali seperti semula dalam waktu dekat. “Saya sudah mulai berlatih dan beradaptasi dengan kondisi baru, jadi saya yakin bisa tampil maksimal di ajang ini,” tegasnya. Dengan kehadiran Timnas di Piala Presiden, Ernando berharap bisa memperoleh kepercayaan kembali dan menunjukkan bahwa ia layak menjadi bagian dari skuad Garuda.

“Kenapa saya masih ada di sini? Karena tanggal ini mereka sudah pada TC (Training Center), terus juga kemarin izin karena ada cedera kan, hampir satu bulan lebih. Jadi itu salah satu alasan saya nggak dipanggil mungkin,”

Ernando menyadari bahwa kinerjanya di lapangan menjadi penentu utama dalam mendapatkan panggilan ke Timnas. Ia pun berharap, dengan kondisi yang semakin membaik, bisa memperlihatkan kemampuannya dalam ajang yang lebih besar. Selain itu, ia juga menargetkan untuk bisa berpartisipasi dalam laga-laga penting bersama Garuda, terutama di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan datang.

Dengan keinginan untuk menunjukkan prestasi, Ernando Ari tetap optimistis dan bersungguh-sungguh dalam menghadapi tantangan. Ia menilai bahwa ajang Piala Presiden 2026 bukan hanya kesempatan untuk pulih, tetapi juga sebagai momentum untuk mengembalikan kepercayaan diri dan menegaskan posisinya dalam kompetisi internasional. Dengan dukungan dari tim dan fans, Ernando berharap bisa menjadi pilihan yang menarik bagi pelatih Timnas di masa depan.

Leave a Comment