Stasiun

New Policy: Stasiun JIS Mulai Layani Commuter Line Tanjung Priok

Stasiun JIS Mulai Layani Commuter Line Tanjung Priok, Akses ke Stadion Makin Mudah New Policy - Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), yang berada di

Desk Stasiun
Published Juni 22, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Stasiun JIS Mulai Layani Commuter Line Tanjung Priok, Akses ke Stadion Makin Mudah

New Policy – Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), yang berada di kawasan Sunter, Jakarta Utara, resmi beroperasi pada Senin (22/6), menjadi titik baru dalam jaringan transportasi publik kota Jakarta. Dengan layanan Commuter Line yang menghubungkan Tanjung Priok dan Jakarta Kota, stasiun ini segera menyediakan akses bagi calon penumpang pada jadwal operasional pukul 13.00 WIB. Pengoperasian ini memperluas kemudahan perjalanan bagi masyarakat, khususnya bagi yang ingin menuju area JIS maupun titik-titik kegiatan sekitarnya.

Penguatan Akses Transportasi Publik di Jakarta Utara

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa pembukaan Stasiun JIS adalah bagian dari upaya meningkatkan ketersediaan transportasi umum di Jakarta Utara. Ia menekankan bahwa ini merupakan tahap awal dari rencana pengembangan lebih lanjut, yakni integrasi dengan JIS Ultimate. “Stasiun JIS diharapkan menjadi solusi untuk mempermudah mobilitas masyarakat, baik menuju stadion maupun ke berbagai lokasi aktivitas sekitarnya,” ujar Anne dalam pernyataannya.

“Kehadiran stasiun ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan Jakarta International Stadium dan titik-titik aktivitas di sekitarnya,” ujar Anne.

Dalam fase operasional terbatas, kereta rel listrik (KRL) yang melintasi jalur Tanjung Priok-Jakarta Kota beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB. Jarak antar-kereta diatur setiap 30 menit, sehingga menjamin kelancaran arus penumpang. Layanan ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk mengurangi tekanan lalu lintas di kawasan padat seperti Tanjung Priok dan Jakarta Kota.

Kesiapan Stasiun JIS untuk Alur Keberangkatan

KAI telah mempersiapkan Peron 1 sebagai titik pemberangkatan khusus yang melayani calon penumpang menuju Stasiun Ancol, Kampung Bandan, hingga Jakarta Kota. Anne Purba menjelaskan bahwa pengaktifan Stasiun JIS sangat berkaitan dengan kebutuhan integrasi transportasi umum yang efektif. “Kerja sama antara layanan Commuter Line dengan JIS merupakan langkah penting untuk menunjang kegiatan besar yang sering diadakan di kawasan tersebut,” tambahnya.

“Aktivasi Stasiun JIS berkaitan erat dengan kebutuhan layanan transportasi publik yang terhubung langsung dengan kawasan kegiatan massal,” ujar Anne.

JIS, sebagai stadion berkapasitas besar, memerlukan dukungan sistem transportasi rel untuk memastikan pergerakan penumpang tetap tertib dan terencana. Dengan koneksi langsung ke jalur Tanjung Priok-Jakarta Kota, kereta api menjadi pilihan perjalanan yang lebih praktis, terutama bagi masyarakat yang ingin menghindari kemacetan jalan raya. Anne Purba menyoroti bahwa kehadiran stasiun ini membuka akses baru ke area permukiman, ruang publik, serta lokasi kegiatan masyarakat sekitar.

Kenaikan Tren Penggunaan Commuter Line Tanjung Priok

Data KAI menunjukkan bahwa layanan Commuter Line Tanjung Priok terus menunjukkan peningkatan jumlah penumpang. Pada 2022, volume pengguna mencapai 1.599.107 orang, yang kemudian meningkat menjadi 2.676.363 orang di 2023. Tahun berikutnya, angka tersebut naik lagi menjadi 3.377.633 orang, dan pada 2025, mencapai 3.531.311 penumpang. Dalam periode Januari hingga Mei 2026, layanan ini telah melayani 1.468.660 calon penumpang.

“Tren tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel di Jakarta Utara terus terjaga,” kata Anne.

Kenaikan tersebut mencerminkan ketergantungan warga ibu kota pada sistem kereta api sebagai alat transportasi utama. Anne Purba menyatakan bahwa kehadiran Stasiun JIS memperkuat posisi Commuter Line Tanjung Priok sebagai pilihan transportasi yang efisien. Dengan titik layanan baru di dekat kawasan stadion, permukiman, dan area publik, layanan ini diperkirakan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama selama event besar seperti pertandingan olahraga atau pertunjukan musik.

Kesiapan Petugas dan Manajemen Stasiun

Menyambut operasional Stasiun JIS, KAI telah menyiapkan petugas yang bertugas di area stasiun untuk memberikan bantuan kepada penumpang. Tugas mereka mencakup pengaturan alur masuk, penjelasan informasi peron, pengelolaan jadwal perjalanan, serta pelayanan di sekitar stasiun. Anne Purba menyebutkan bahwa para petugas ini akan memastikan pengalaman yang nyaman bagi calon penumpang selama fase operasional terbatas.

“Petugas juga disiapkan untuk membantu pelanggan selama masa operasional terbatas, termasuk dalam pengaturan alur masuk, informasi peron, jadwal perjalanan, dan layanan di area stasiun,” ujar Anne.

Kerja sama antara JIS dan KAI juga diharapkan meningkatkan keterpaduan antara transportasi umum dan infrastruktur kota. Dengan akses langsung ke stasiun, masyarakat dapat menggunakan kombinasi layanan kereta api dan transportasi lainnya, seperti angkutan umum atau ojek online, untuk mempercepat perjalanan. Anne Purba menambahkan bahwa keberadaan Stasiun JIS juga akan memberikan dampak positif bagi pengembangan kawasan sekitar, termasuk peningkatan daya tarik wisata dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Pembukaan Stasiun JIS bukan hanya menjadi langkah strategis KAI, tetapi juga sebagai bagian dari visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Stasiun ini diharapkan menjadi pusat distribusi mobilitas yang efektif, sekaligus meningkatkan aksesibilitas ke fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, dan lokasi pendidikan. Dengan kehadiran JIS, masyarakat bisa lebih mudah mengakses berbagai aktivitas tanpa khawatir terjebak dalam kemacetan.

KAI terus mengevaluasi kebutuhan pengguna Commuter Line Tanjung Priok, terutama dalam menghadapi pertumbuhan populasi dan aktivitas di kawasan Jakarta Utara. Anne Purba menyatakan bahwa keberhasilan layanan ini bergantung pada keterlibatan aktif seluruh pihak, termasuk pengguna dan pemerintah setempat. “Stasiun JIS adalah wujud komitmen KAI untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan layanan yang konsisten dan pengoperasian yang mulus, Commuter Line Tanjung Priok diperkirakan akan menjadi tulang punggung pengangkutan massal di kawasan tersebut. JIS, sebagai salah satu landmark utama Jakarta, juga menjadi titik fokus yang mendukung perayaan kebudayaan, olahraga, atau politik. Anne Purba berharap Stasiun JIS tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan peng

Leave a Comment