Special Plan: Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Masa Liburan Sekolah Masih Tersedia
Special Plan – Program Special Plan yang ditawarkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih terbuka hingga akhir periode perjalanan liburan sekolah. KAI melaporkan bahwa hingga Senin (22/6) telah terjual sebanyak 622.167 tiket, yang mencapai 52,97 persen dari total kuota 1.174.624 kursi yang disediakan untuk rute perjalanan dari 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Special Plan ini menjadi salah satu inisiatif pemerintah untuk meringankan beban biaya transportasi selama masa liburan, yang berdampak positif pada aksesibilitas perjalanan bagi masyarakat umum.
Kuota Tiket dan Peluang Pemesanan
Berdasarkan data terbaru, masih tersisa 552.457 kursi yang bisa dibooking oleh calon penumpang. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa angka ini menunjukkan peluang besar bagi masyarakat yang ingin menggunakan transportasi kereta api dengan biaya lebih terjangkau. “Capaian penjualan tiket saat ini membuktikan antusiasme masyarakat terhadap Special Plan, meskipun kuota masih terbuka untuk pemesanan tambahan,” kata Anne dalam wawancara di Jakarta, Senin (22/5). Program ini memberikan diskon 30 persen untuk semua jenis perjalanan selama masa liburan, yang menarik perhatian banyak pengguna jasa transportasi umum.
“Karena persentase tiket yang terjual sudah mencapai lebih dari setengah dari total keberangkatan, masyarakat tetap bisa mengakses layanan dengan harga lebih murah selama beberapa hari ke depan,” jelas Anne.
Tren Pemesanan Tiket dan Rute Populer
Dalam beberapa hari terakhir, trend pemesanan tiket terlihat naik secara signifikan. Data KAI menunjukkan bahwa jumlah penumpang terbesar terjadi pada 21 Juni 2026, dengan total 82.064 tiket yang terjual. Angka ini diikuti oleh 20 Juni 2026 dengan 77.505 tiket dan 22 Juni 2026 mencapai 66.523 tiket. Pola ini menggambarkan minat tinggi masyarakat untuk melakukan perjalanan liburan menggunakan kereta api, terutama di awal masa libur sekolah.
KAI juga memperlihatkan bahwa lima stasiun keberangkatan dengan volume penjualan tertinggi adalah Pasar Senen, Yogyakarta, Semarang Tawang, Lempuyangan, dan Bekasi. Pasar Senen menjadi yang paling diminati dengan 82.603 tiket yang terjual, diikuti oleh Yogyakarta dengan 44.824 tiket, Semarang Tawang mencatat 28.407 tiket, Lempuyangan 27.415 tiket, serta Bekasi 24.614 tiket. Pemesanan dari stasiun-stasiun ini menunjukkan konsistensi permintaan terhadap layanan transportasi umum, sekaligus menegaskan peran strategis stasiun tersebut dalam menghubungkan daerah-daerah di Indonesia.
“Pola penjualan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap transportasi kereta api sudah terasa sejak awal periode libur sekolah dan berlanjut hingga akhir pekan pertama,” terang Anne.
Sementara itu, lima stasiun tujuan yang paling diminati adalah Pasar Senen, Yogyakarta, Semarang Tawang Bank Jateng, Lempuyangan, dan Bekasi. Pasar Senen menjadi destinasi utama dengan 76.841 tiket yang terjual, lalu Yogyakarta dengan 49.987 tiket, Semarang Tawang Bank Jateng 27.279 tiket, Lempuyangan 25.640 tiket, serta Bekasi 25.466 tiket. Stasiun-stasiun ini mencerminkan hubungan penting dalam sistem transportasi regional dan nasional, terutama untuk rute yang menjadi pilihan utama selama masa liburan.
Special Plan ini dirancang untuk mengurangi beban biaya transportasi selama liburan sekolah, sehingga lebih banyak orang bisa menggunakan jasa kereta api tanpa merasa kerepotan secara keuangan. Banyak calon penumpang memilih moda transportasi ini karena rute yang terjangkau, kecepatan, dan kemudahan aksesibilitas. Kuota yang dibuka mencakup rute domestik yang melibatkan kota-kota utama seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya, serta mungkin juga rute ke daerah-daerah lain di Indonesia.
Sebagai bagian dari program Special Plan, KAI juga menekankan bahwa diskon 30 persen berlaku untuk semua jenis kereta api, baik yang tergolong ekonomi maupun bisnis. Selama kuota masih ada, pelanggan tetap bisa memanfaatkan diskon ini untuk mengatur perjalanan sesuai dengan kebutuhan. “Diskon tidak hanya berlaku untuk sebagian besar rute, tetapi juga pada berbagai kelas penumpang, sehingga lebih banyak kalangan bisa menikmati kemudahan transportasi,” tambah Anne. Program ini juga menawarkan fleksibilitas bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh atau pendek selama masa liburan tanpa khawatir menghabiskan anggaran terlalu besar.
KAI berharap program Special Plan ini dapat berkontribusi pada pemanfaatan transportasi kereta api secara lebih luas, khususnya dalam mengurangi kepadatan jalan raya dan mengurangi emisi karbon selama liburan sekolah. Dengan diskon yang signifikan, pengguna jasa transportasi umum dapat menghemat biaya sekitar 30 persen dari harga normal. Selain itu, program ini juga diharapkan mendorong penggunaan transportasi umum sebagai opsi utama untuk perjalanan harian dan liburan.