Inter

Latest Program: Inter Milan Dekati Curtis Jones, Siap Jual Frattesi dan Stankovic

bali Manuver Strategis, Tawar Curtis Jones dengan Angka Lebih Tinggi Latest Program - Inter Milan tengah bergerak cepat untuk memperkuat formasi lini tengah

Desk Inter
Published Juni 24, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Inter Milan Kembali Manuver Strategis, Tawar Curtis Jones dengan Angka Lebih Tinggi

Latest Program – Inter Milan tengah bergerak cepat untuk memperkuat formasi lini tengah yang dinamis di bawah asuhan Cristian Chivu. Dalam upaya ini, klub Serie A mempertimbangkan memboyong gelandang Liverpool, Curtis Jones, sebagai bagian dari rencana membangun skuad yang lebih kompetitif. Kebutuhan akan pemain yang mampu memimpin permainan dan menambah keberagaman di tengah lapangan menjadi alasan utama mengapa klub I Nerazzurri memfokuskan perhatian mereka pada sang pemain.

Para petinggi Inter Milan telah meningkatkan tawaran mereka kepada Liverpool. Awalnya, Inter mengajukan penawaran 20 juta Euro (sekitar Rp352 miliar) untuk mendapatkan Curtis Jones. Namun, seiring berjalannya negosiasi, harga yang ditawarkan naik menjadi 25 juta Euro (Rp440 miliar) ditambah bonus. Manajemen Inter optimis bahwa Anfield akan melunakkan ego tim mereka setelah melihat intensitas serius yang ditunjukkan oleh klub Serie A.

Strategi transfer Inter juga dipengaruhi oleh keinginan untuk mengosongkan posisi dari pemain yang dianggap sebagai bagian dari masa depan. Dua nama yang masuk dalam daftar jual adalah Davide Frattesi dan Aleksandar Stankovic. Keduanya dianggap sebagai alat utama dalam mengelola dana transfer untuk memperoleh bintang baru. Seperti yang dilaporkan oleh Tuttosport, keinginan Frattesi dan Stankovic untuk memperkuat tim Inter Milan menjadi faktor kunci dalam rencana transfer klub.

Perubahan Harga dan Kesiapan Penjualan

Davide Frattesi memiliki nilai jual mencapai 25 juta Euro (Rp440 miliar), sehingga Inter Milan menunggu tawaran resmi dari Nottingham Forest. Sementara itu, Aleksandar Stankovic juga masuk dalam daftar pemain yang dipertimbangkan untuk dilepas, asalkan Newcastle mengajukan dana minimal 40 juta Euro (Rp704 miliar). Kesiapan melepas dua pemain ini memberi ruang bagi Inter untuk bergerak lebih bebas dalam mencari gelandang baru.

Bursa transfer menjadi arena penuh dinamika, dan keberhasilan Inter Milan dalam memanfaatkan situasi ini tergantung pada ketepatan waktu. Direktur olahraga Piero Ausilio menyatakan bahwa penurunan harga bisa terjadi di tengah bursa, selama tidak ada tawaran mendadak dari pihak lawan. “Kami yakin ada kesempatan untuk mendapatkan pemain berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Ausilio dalam wawancara terpisah.

Peran Newcastle dalam Membuka Jalan untuk Stankovic

Kebutuhan Newcastle untuk mengisi slot di lini tengah memicu mereka untuk memburu Aleksandar Stankovic sejak awal Juni. Rencana penjualan Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur, yang diperkirakan mencapai 80 juta Euro (Rp1,4 triliun), memberi tekanan besar kepada klub Inggris. Dengan dana besar yang masuk, Newcastle semakin yakin untuk menawarkan nilai yang menarik bagi Stankovic.

Stankovic, yang berusia 23 tahun, dinilai sebagai pilihan yang relevan untuk menggantikan keberadaan Toni Sanabria. Kehadiran pemain asal Serbia ini bisa memberi keuntungan dalam permainan ritmik, terutama saat Inter Milan menghadapi laga-laga penting di Liga Champions atau Serie A. Kebutuhan Inter untuk melibatkan Stankovic dalam jual beli juga memperkuat persaingan di posisi gelandang tengah antara mereka dengan AC Milan.

Para petinggi Inter Milan juga memperhatikan situasi pasar di sekitar pemain mereka. Frattesi, yang sempat menjadi favorit untuk tetap di klub, kini dilihat sebagai bagian dari rencana jual beli. Sementara Stankovic, yang memiliki kualitas teknis dan pengalaman internasional, menjadi target utama Newcastle. Dengan mengurangi beban finansial melalui penjualan dua pemain, Inter bisa mengalihkan fokus ke penambahan kekuatan di posisi krusial.

Strategi Pemimpin Transfer dan Impak pada Skuad

Kehadiran Curtis Jones diharapkan menjadi kebutuhan mutlak untuk skema permainan yang sedang dirancang Cristian Chivu. Pemain asal Amerika Serikat ini memiliki kemampuan kepemimpinan dan ketahanan fisik yang bisa memperkuat kelebihan Inter dalam pertandingan intensif. “Jones mampu membawa keberagaman dalam permainan, terutama dalam mengelola bola di sisi kiri,” kata Ausilio, yang juga menggarisbawahi pentingnya sosok pemain dengan mental baja.

Manajemen Inter Milan kini fokus pada proses penjualan Frattesi. Sebagai langkah awal, mereka ingin menyelesaikan pembicaraan dengan Nottingham Forest sebelum fokus penuh pada pendekatan Curtis Jones. Bursa transfer menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki struktur tim, terutama dengan adanya kontrak panjang yang akan dimiliki Frattesi hingga 2027. Dengan menunggu hingga tengah bursa, Inter bisa memastikan harga jual Frattesi lebih terjangkau.

Ausilio menyebutkan bahwa keberhasilan memboyong Curtis Jones akan menjadi kunci dalam membangun tim yang lebih kuat. “Kami sudah menyiapkan seluruh fasilitas untuk memastikan Jones bisa menjadi bagian dari skuad musim depan,” ujarnya. Tindakan ini juga diharapkan menarik perhatian publik Giuseppe Meazza, yang antusias melihat Inter Milan melakukan manuver transfer yang cerdas. Dengan memperkuat lini tengah dan mengosongkan slot penting, klub ini siap menghadapi kompetisi yang semakin sengit.

Bursa transfer menjadi penentu penting bagi masa depan Inter Milan. Kesuksesan dalam operasi senyap ini akan memperkuat kepercayaan para pemain dan penggemar. Untuk mewujudkan visi tersebut, klub I Nerazzurri harus tetap fokus pada keputusan yang tepat, baik dalam memperoleh pemain baru maupun memastikan penjualan pemain berjalan lancar. Sementara itu, publik menantikan kejutan-kejutan di bursa transfer yang akan menentukan perjalanan Inter Milan di musim depan.

Analisis: Dua Pemain yang Menjadi Senjata dalam Permainan Transfer

Leave a Comment